Ambil Batu, Pekan Ini China Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa Nirawak ke Bulan

Minggu, 22 November 2020 - 22:00 WIB
Uni Soviet mengerahkan tiga misi pengembalian sampel robot yang berhasil pada 1970-an. Yang terakhir, Luna 24, mengambil 170,1 gram (6 ons) sampel pada tahun 1976 dari Mare Crisium, atau “Sea of Crises”.

Reuters menuliskan, penyelidikan China, yang dijadwalkan untuk diluncurkan dalam beberapa hari mendatang, akan mencoba mengumpulkan 2 kg (4,5 pon) sampel di area yang sebelumnya tidak dikunjungi. Yakni, di dataran lava besar yang dikenal sebagai Oceanus Procellarum, atau "Ocean of Storms".

"Zona sampel Apollo-Luna Bulan, meskipun penting bagi pemahaman kami, dilakukan di daerah yang terdiri jauh kurang dari setengah permukaan bulan," kata James Head, seorang ilmuwan planet di Universitas Brown.

"Data selanjutnya dari misi penginderaan jauh orbital telah menunjukkan keragaman jenis batuan, mineralogi dan usia yang lebih luas daripada yang diwakili dalam koleksi sampel Apollo-Luna," katanya lagi.

"Ilmuwan bulan telah mengadvokasi misi pengembalian sampel robotik ke berbagai area kritis ini untuk menjawab sejumlah pertanyaan mendasar yang tersisa dari eksplorasi sebelumnya," kata Head.

Misi Chang'e-5 dapat membantu menjawab pertanyaan seperti berapa lama bulan tetap aktif secara vulkanik di interiornya dan kapan medan magnetnya -kunci untuk melindungi segala bentuk kehidupan dari radiasi Matahari- menghilang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!