Manusia Bisa Mengisi Daya Ponsel Dari Gerakan Tubuh di Masa Depan

Senin, 09 November 2020 - 23:47 WIB
"Kami perlu menemukan cara untuk menghilangkan asam agar nilon dapat digunakan," kata Profesor Asadi, yang memulai penelitian ini di Institut Max Planck, Jerman.

Secara kebetulan, mereka menemukan bahwa dengan mencampurkan larutan asam dengan aseton (bahan kimia yang dikenal sebagai pengencer cat) mampu melarutkan nilon. Selanjutnya mengekstrak asam secara efisien dan meninggalkan lapisan nilon dalam fase piezoelektrik dan mengubah nilon menjadi benang dan kemudian mengintegrasikannya ke dalam kain.

Baca juga : 10 Ikhtiar Konservasi Habitat Paling Sukses di Dunia

Mengembangkan serat piezoelektrik adalah langkah besar untuk dapat memproduksi tekstil elektronik dengan aplikasi yang jelas di bidang perangkat elektronik. Tujuannya adalah untuk mengintegrasikan elemen elektronik, seperti sensor ke dalam kain, dan untuk menghasilkan daya saat kita bergerak.

"Di tahun-tahun mendatang, kami dapat menggunakan T-shirt untuk menyalakan perangkat seperti ponsel saat kami berjalan di hutan, atau untuk memantau kesehatan kami," kata Profesor Asadi.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!