Remdesivir Enggak Mempan untuk Pasien COVID-19, Ini Buktinya!

Minggu, 18 Oktober 2020 - 23:27 WIB
JAKARTA - Obat antivirus COVID-19, Remdesivir, dinilai tidak mengurangi kematian di antara pasien COVID-19 dibandingkan dengan perawatan standar. Foto/Live Science/©Shutterstock
JAKARTA - Remdesivir, obat antivirus, tidak mengurangi kematian di antara pasien COVID-19 , dibandingkan dengan perawatan standar, menurut hasil uji coba internasional yang besar. (Baca juga: Obat Remdesivir Sudah Diberikan pada Pasien COVID-19 di RS Persahabatan )

Situs berita sains, Live Science, sebelumnya melaporkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada Mei lalu mengizinkan Remdesivir digunakan dalam keadaan darurat untuk mengobati pasien COVID-19.



Di bulan Agustus, obat tersebut telah diizinkan untuk digunakan pada semua pasien yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19. Bukan hanya bagi mereka yang menggunakan oksigen tambahan, The New York Times melaporkan. Ribuan pasien AS telah menerima perawatan tersebut, termasuk Presiden Donald Trump.

Tetapi sekarang, uji coba besar-besaran yang disponsori oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan Remdesivir tidak mengurangi risiko pasien meninggal akibat COVID-19 setelah pengobatan. Studi ini diposting 15 Oktober ke database pracetak medRxiv -itu mencakup lebih dari 11.200 orang dari 30 negara, The Times melaporkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!