Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Kamis, 09 Juli 2026 - 11:15 WIB
Menurut Vier, saham adalah kepemilikan bisnis dengan risiko nyata dan transparan, berbeda dari judi online (judol) yang secara matematis dirancang menguntungkan operator. Di AS dan Eropa, investasi jadi kebutuhan sejak usia 20-an lewat compounding dan dollar cost averaging. Di Indonesia, orientasi jangka pendek masih dominan. "Penurunan kecil sering memicu kepanikan. Banyak investor baru menjual saat harga turun dan membeli saat harga naik," ujarnya.
"Generasi muda diimbau segera beralih dari budaya menabung ke budaya berinvestasi," kata Hari. Senada, Direktur Utama PT Smartin Advisor System (SAS), Odang Supriatna, ingin mendorong mahasiswa naik level jadi profesional keuangan, mulai dari coder EA & AI trading hingga smart investor.
"Keamanan siber tidak hanya melindungi sistem, tetapi juga menjaga kepercayaan investor," kata dia. Direktur Human Capital & Compliance BNI, Mucharom, menyebut literasi keuangan sebagai fondasi kesejahteraan finansial. Survei OJK 2022 mencatat indeks literasi keuangan Indonesia masih di bawah 50%, meski meningkat signifikan dibanding 2019.
Diskusi bertajuk Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas ini digelar Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Nagekeo (Himapen) di Jakarta, Rabu (6/7/2026), dipandu wartawan senior Edo Rusyanto.
Inflasi Tak Kenal Ampun
Asesor profesi pasar modal, B. Hari Mantoro, mengingatkan dana kas yang hanya disimpan akan tergerus inflasi. Contohnya, Toyota Kijang Super Chassis pada 1991 seharga Rp24,5 juta, sementara 34 tahun kemudian, pada 2026, tipe penerusnya, Innova Zenix, sudah Rp438 juta, naik 17,8 kali lipat."Generasi muda diimbau segera beralih dari budaya menabung ke budaya berinvestasi," kata Hari. Senada, Direktur Utama PT Smartin Advisor System (SAS), Odang Supriatna, ingin mendorong mahasiswa naik level jadi profesional keuangan, mulai dari coder EA & AI trading hingga smart investor.
Keamanan Digital dan Literasi Jadi Fondasi
President Director PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menyoroti pentingnya ekosistem investasi digital yang aman lewat kerja sama dengan perbankan, fintech, dan sekuritas, termasuk platform Bronyx.ai."Keamanan siber tidak hanya melindungi sistem, tetapi juga menjaga kepercayaan investor," kata dia. Direktur Human Capital & Compliance BNI, Mucharom, menyebut literasi keuangan sebagai fondasi kesejahteraan finansial. Survei OJK 2022 mencatat indeks literasi keuangan Indonesia masih di bawah 50%, meski meningkat signifikan dibanding 2019.
Diskusi bertajuk Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas ini digelar Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Nagekeo (Himapen) di Jakarta, Rabu (6/7/2026), dipandu wartawan senior Edo Rusyanto.
Lihat Juga :