Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Kamis, 09 Juli 2026 - 11:15 WIB
Survei mencatat 60% investor kripto berusia 18-34 tahun, tertarik karena transaksi 24 jam sepekan penuh dan modal masuk minimal Rp11 ribu. Foto: ist
JAKARTA - Investasi bukan lagi soal nanti-nanti. Praktisi pasar modal menegaskan, generasi muda harus mulai berinvestasi sejak dini karena waktu adalah aset yang tak bisa dibeli ulang. Kripto atau saham yang lebih cocok? Jawabannya bukan salah satu, melainkan memahami karakter masing-masing.
Soal cuan, Andy mencontohkan Bitcoin yang pada 2010 hanya Rp73, kini menyentuh Rp1,1 miliar per koin. "Orang yang masih memegang BTC sejak 2010 pasti dapat jackpot," ujar dia. Kripto sudah diregulasi OJK sejak 2025, bebas PPN saat beli dan kena PPN final saat jual. Transaksi kripto nasional tahun lalu tembus Rp480 triliun, dengan tren baru seperti tokenisasi properti.
Contoh lain, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sejak IPO 2023 mencatat capital gain 296%, atau 98% per tahun — jauh melampaui rata-rata inflasi 10 tahun sebesar 2,8%, bahkan puncaknya di 2022 yang mencapai 4,21%.
Kripto: Modal Kecil, Pasar Tak Pernah Tidur
Presiden Direktur Pintu, Andy Putra, menyebut kripto sebagai aset favorit generasi muda. Survei mencatat 60% investor kripto berusia 18-34 tahun, tertarik karena transaksi 24 jam sepekan penuh dan modal masuk minimal Rp11 ribu.Soal cuan, Andy mencontohkan Bitcoin yang pada 2010 hanya Rp73, kini menyentuh Rp1,1 miliar per koin. "Orang yang masih memegang BTC sejak 2010 pasti dapat jackpot," ujar dia. Kripto sudah diregulasi OJK sejak 2025, bebas PPN saat beli dan kena PPN final saat jual. Transaksi kripto nasional tahun lalu tembus Rp480 triliun, dengan tren baru seperti tokenisasi properti.
Saham: Bukti Kepemilikan Bisnis dengan Rekam Jejak Nyata
Komisaris PT Aldicitra Sekuritas sekaligus asesor profesi pasar modal, Vier Abdul Jamal, mendorong anak muda tak melupakan saham. Dia mencontohkan IPO saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada 2000 di harga Rp1.400, dengan nilai investasi 10 lot saat itu Rp1,4 juta. Setelah stock split 2001 dan 2021, capital gain BBCA kini mencapai 3.989%.Contoh lain, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sejak IPO 2023 mencatat capital gain 296%, atau 98% per tahun — jauh melampaui rata-rata inflasi 10 tahun sebesar 2,8%, bahkan puncaknya di 2022 yang mencapai 4,21%.