Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa

Minggu, 05 Juli 2026 - 13:15 WIB
Akibatnya, banyak rumah trullo tidak membutuhkan pendingin udara tetapi tetap mempertahankan suhu yang nyaman bahkan pada hari-hari terpanas.

Menurut Francesco Fragnelli, seorang ahli restorasi trullo, suhu di dalam biasanya 7-10 derajat Celcius lebih rendah daripada di luar, dan terkadang perbedaannya bisa mencapai 15 derajat Celcius.

Selama beberapa dekade, rumah trullo dipandang sebagai simbol kemiskinan pedesaan dan secara bertahap mengalami kerusakan seiring dengan semakin umumnya penggunaan beton sebagai bahan bangunan. Fragnelli mengatakan bahwa ketika ia memulai magang restorasi pada tahun 1983, sangat sedikit orang yang peduli dengan jenis bangunan ini.

Namun, tren tersebut telah berubah karena semakin banyak warga Italia dan pengunjung internasional yang membeli rumah trullo sebagai rumah liburan, terutama di kota Alberobello - sebuah situs WarisanDuniaUNESCO.

Perubahan iklim dan panas ekstrem menyebabkan semakin banyak orang mencari perlindungan di rumah trullo untuk menghindari panas (Foto: AFP).

Selain digunakan sebagai tempat tinggal, banyak rumah trullo telah direnovasi menjadi restoran, hotel, atau fasilitas akomodasi lainnya, dengan memanfaatkan sifat pendinginan alaminya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!