Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!

Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:26 WIB
Mobilitas Ruang Bersama: Berbeda dengan robot manufaktur tradisional yang harus dikurung dalam pagar pengaman, fitur robot humanoid dirancang untuk bergerak secara dinamis dan berbagi ruang kerja yang sama dengan manusia.

Potensi Pasar Global dan Skala Pendapatan

Proyeksi finansial dari Roland Berger menunjukkan lompatan nilai pasar yang sangat signifikan sepanjang satu dekade ke depan, menempatkan industri ini sejajar dengan skala industri otomotif global.

Proyeksi Pendapatan Pendek (Tahun 2035): Produsen robotika diperkirakan mampu membukukan pendapatan minimal sebesar 300 miliar USD (Rp5.370 triliun).

Skenario Optimistis (Tahun 2035): Jika adopsi teknologi berjalan lebih cepat, nilai pasar di tahun 2035 diprediksi dapat melonjak hingga 750 miliar USD (Rp13.425 triliun).

Potensi Jangka Panjang: Nilai total rantai pasok industri ini—mulai dari komponen motor, mekanika, sensor, hingga peralatan produksi—berpotensi menyentuh angka 4 triliun USD (Rp71.600 triliun).

"Pertanyaan utamanya kini bukan lagi apakah robot humanoid akan muncul sebagai teknologi yang layak, melainkan seberapa cepat teknologi ini akan melakukan penetrasi skala besar—dan perusahaan mana yang memposisikan diri lebih awal untuk menangkap peluang tersebut," ujar Damien Dujacquier, Managing Partner di Roland Berger.

Perbandingan Implementasi: Ekspektasi Manufaktur vs Realita Lapangan

Meskipun proyeksi pasar bernilai ribuan triliun Rupiah, data historis dari negara maju seperti Jepang menunjukkan tantangan besar dalam implementasi praktis di luar lingkungan pabrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!