Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Kamis, 02 Juli 2026 - 18:04 WIB
Meta menyatakan bahwa mereka tidak setuju dengan tuduhan tersebut dan berpendapat bahwa bukti akan membuktikan bahwa perusahaan telah lama berkomitmen untuk melindungi pengguna muda.
Sementara itu, Jaksa Agung California Rob Bonta menyebut putusan tersebut sebagai kemenangan signifikan dalam upaya meminta pertanggungjawaban Meta atas dampaknya terhadap kesehatan mental anak-anak Amerika.
Pemerintah negara bagian berpendapat bahwa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan Facebook dan Instagram oleh anak-anak mungkin terkait dengan depresi, kecemasan, insomnia, gangguan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari, dan bahkan perilaku melukai diri sendiri.
Meta berpendapat bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan perusahaan tersebut menyesatkan pengguna tentang sifat adiktif platformnya. Perusahaan tersebut juga mengklaim bahwa "kecanduan media sosial" tidak diakui sebagai penyakit mental dan bahwa Facebook dan Instagram dikembangkan untuk pengguna umum, bukan hanya anak-anak di bawah 13 tahun.
Namun, hakim mencatat bahwa masih ada kontroversi yang perlu diklarifikasi mengenai potensi kecanduan dari platform tersebut, apakah Meta memberikan penyangkalan palsu, dan sejauh mana layanan ini menargetkan anak-anak.
Sementara itu, Jaksa Agung California Rob Bonta menyebut putusan tersebut sebagai kemenangan signifikan dalam upaya meminta pertanggungjawaban Meta atas dampaknya terhadap kesehatan mental anak-anak Amerika.
Pemerintah negara bagian berpendapat bahwa penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan Facebook dan Instagram oleh anak-anak mungkin terkait dengan depresi, kecemasan, insomnia, gangguan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari, dan bahkan perilaku melukai diri sendiri.
Meta berpendapat bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan perusahaan tersebut menyesatkan pengguna tentang sifat adiktif platformnya. Perusahaan tersebut juga mengklaim bahwa "kecanduan media sosial" tidak diakui sebagai penyakit mental dan bahwa Facebook dan Instagram dikembangkan untuk pengguna umum, bukan hanya anak-anak di bawah 13 tahun.
Namun, hakim mencatat bahwa masih ada kontroversi yang perlu diklarifikasi mengenai potensi kecanduan dari platform tersebut, apakah Meta memberikan penyangkalan palsu, dan sejauh mana layanan ini menargetkan anak-anak.
(wbs)