Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:24 WIB
Ia menyatakan, "Mengingat kompleksitas perubahan ini, kami telah melakukan kesalahan dan hampir pasti akan melakukan lebih banyak kesalahan di masa mendatang." Namun, ia menekankan bahwa Meta berupaya untuk mempertahankan stabilitas maksimal selama transisi ini.

Meta menyatakan bahwa saat ini mereka tidak memiliki rencana untuk melakukan PHK besar-besaran lebih lanjut tahun ini. Sebaliknya, perusahaan akan memprioritaskan penugasan kembali personel ke posisi baru yang terkait dengan pelatihan AI dan pengembangan model, untuk memanfaatkan sumber daya internalnya.

Sebelumnya, pada Mei 2026, Meta menjalani restrukturisasi besar-besaran, memangkas sekitar 10% dari tenaga kerja globalnya dan memindahkan sekitar 7.000 karyawan ke proyek aplikasi AI. Perusahaan menyatakan bahwa ini adalah langkah untuk merampingkan departemen tertentu sambil mempertahankan fleksibilitas dalam alokasi personel.

Di tengah persaingan AI yang semakin sengit, Meta terus meningkatkan investasinya secara signifikan, dengan pengeluaran modal yang direncanakan sebesar $125–145 miliar pada tahun 2026, yang menunjukkan tekadnya untuk mempertahankan posisi terdepannya dalam persaingan AI global.

Para analis meyakini bahwa proses restrukturisasi Meta akan terus disesuaikan di masa mendatang untuk menyeimbangkan efisiensi operasional dan laju perkembangan teknologi AI.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!