Propaganda Berbasis AI, Iran Lebih Unggul dari AS

Kamis, 23 April 2026 - 06:54 WIB
Konten tersebut mencakup video yang dihasilkan AI dengan elemen visual satir dan simbolis serta pesan politik yang dirancang untuk menarik perhatian pengguna global, terutama generasi muda yang aktif di media sosial.

Perkembangan ini mencerminkan perubahan lanskap propaganda modern, di mana teknologi tidak hanya mempercepat produksi konten, tetapi juga meningkatkan kemampuan untuk memengaruhi persepsi publik lintas batas.

Para analis juga berpendapat bahwa keberhasilan relatif Iran di ruang propaganda digital menunjukkan bahwa dominasi tradisional Barat dalam industri komunikasi dan hiburan tidak lagi menjamin keuntungan dalam perang persepsi.

Situasi ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat internasional tentang potensi penyalahgunaan AI sebagai alat propaganda, yang mampu menyebarkan informasi yang bias atau menyesatkan dalam skala besar.

Dalam konteks konflik geopolitik yang semakin kompleks, penggunaan AI dalam propaganda dipandang sebagai salah satu bidang persaingan utama antara kekuatan global di masa depan
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!