Kasih Paham Google, Hacker Iran Jebol Gmail Bos FBI
Minggu, 29 Maret 2026 - 22:43 WIB
"Bahkan mereka yang dianggap legenda di bidang keamanan pun tidak dapat melindungi diri mereka dari kami," demikian pernyataan kelompok peretas tersebut di media sosial.
Para ahli keamanan siber percaya bahwa insiden ini merupakan pukulan besar bagi kredibilitas kepala penegak hukum AS. Fakta bahwa seorang pejabat tinggi menyimpan data pekerjaan penting atau informasi pribadi di platform gratis seperti Gmail menciptakan kerentanan signifikan terhadap spionase.
Sebelumnya, kelompok Handala juga menarik perhatian ketika menyerang perusahaan peralatanmedisAmerika, Stryker, yang menyebabkan gangguan operasional selama beberapa hari.
Baik FBI maupun Google belum mengeluarkan komentar resmi tentang bagaimana peretas mampu melewati otentikasi untuk mendapatkan kendali atas akun tersebut.
Insiden ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran tentang peraturan terkait penggunaan perangkat dan akun pribadi oleh personel yang memegang rahasia keamanan nasional
Para ahli keamanan siber percaya bahwa insiden ini merupakan pukulan besar bagi kredibilitas kepala penegak hukum AS. Fakta bahwa seorang pejabat tinggi menyimpan data pekerjaan penting atau informasi pribadi di platform gratis seperti Gmail menciptakan kerentanan signifikan terhadap spionase.
Sebelumnya, kelompok Handala juga menarik perhatian ketika menyerang perusahaan peralatanmedisAmerika, Stryker, yang menyebabkan gangguan operasional selama beberapa hari.
Baik FBI maupun Google belum mengeluarkan komentar resmi tentang bagaimana peretas mampu melewati otentikasi untuk mendapatkan kendali atas akun tersebut.
Insiden ini sekali lagi menimbulkan kekhawatiran tentang peraturan terkait penggunaan perangkat dan akun pribadi oleh personel yang memegang rahasia keamanan nasional
(wbs)
Lihat Juga :