Transaksi Digital Melonjak Jelang Lebaran, Menguji Kesiapan Sistem TI Perusahaan
Jum'at, 20 Maret 2026 - 20:15 WIB
Menurut Hanief, ada beberapa prioritas strategis mulai terlihat yaitu meningkatkan visibilitas sebagai prioritas bisnis, beralih dari monitoring ke insight prediktif, skalabilitas operasional melalui otomasi, serta menghubungkan performa TI dengan pengalaman pelanggan.
Ia mengatakan meski bersifat musiman, periode jelang Lebaran kini jadi semacam stress test nyata bagi tingkat kematangan digital perusahaan.
"Organisasi yang mampu menjaga uptime, responsivitas, dan kelancaran transaksi selama periode ini akan lebih siap memenuhi permintaan serta memperkuat kepercayaan pelanggan. Sebaliknya, yang tidak siap berisiko menghadapi kerugian langsung maupun kehilangan pelanggan dalam jangka panjang," jelas Hanief.
Dia menegaskan penyedia teknologi seperti ManageEngine turut berperan membantu organisasi memperkuat monitoring, analitik, dan visibilitas operasional pada lingkungan TI yang kompleks, sehingga bisnis dapat lebih tangguh pada momen-momen kritikal.
Menurutnya, seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, momentum dengan trafik tinggi seperti Lebaran semakin menuntut kesiapan lebih matang. Ekspektasi terhadap layanan digital yang selalu tersedia dan tanpa hambatan kini bukan lagi terbatas pada musim puncak, melainkan telah menjadi standar baru.
"Bagi para pemimpin bisnis, memastikan keandalan sistem bukan lagi prioritas teknis, tetapi juga sebagai agenda strategis," pungkasnya.
Ia mengatakan meski bersifat musiman, periode jelang Lebaran kini jadi semacam stress test nyata bagi tingkat kematangan digital perusahaan.
"Organisasi yang mampu menjaga uptime, responsivitas, dan kelancaran transaksi selama periode ini akan lebih siap memenuhi permintaan serta memperkuat kepercayaan pelanggan. Sebaliknya, yang tidak siap berisiko menghadapi kerugian langsung maupun kehilangan pelanggan dalam jangka panjang," jelas Hanief.
Dia menegaskan penyedia teknologi seperti ManageEngine turut berperan membantu organisasi memperkuat monitoring, analitik, dan visibilitas operasional pada lingkungan TI yang kompleks, sehingga bisnis dapat lebih tangguh pada momen-momen kritikal.
Menurutnya, seiring pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, momentum dengan trafik tinggi seperti Lebaran semakin menuntut kesiapan lebih matang. Ekspektasi terhadap layanan digital yang selalu tersedia dan tanpa hambatan kini bukan lagi terbatas pada musim puncak, melainkan telah menjadi standar baru.
"Bagi para pemimpin bisnis, memastikan keandalan sistem bukan lagi prioritas teknis, tetapi juga sebagai agenda strategis," pungkasnya.
(unt)
Lihat Juga :