Balas Dendam 165 Warga Sipil yang Tewas, Hacker Iran Serang Perusahaan Medis AS Stryker

Jum'at, 20 Maret 2026 - 10:03 WIB
Puluhan ribu sistem operasional perusahaan medis Stryker di AS tumbang akibat serangan balasan oportunistik dari peretas Iran, Handala, pada Selasa malam. Foto: Getty Images
IRAN - Tumpahnya darah tidak lagi hanya dibalas dengan peluru, melainkan dengan kelumpuhan digital yang masif.

Ketika rudal Tomahawk Amerika Serikat menewaskan sedikitnya 165 warga sipil di sebuah sekolah perempuan di Minab, Iran, pada akhir Februari lalu, balasan yang tiba di Negeri Paman Sam pada Selasa malam bukanlah pesawat pembom.



Serangan pertama itu berupa barisan kode malware yang secara brutal melumpuhkan puluhan ribu komputer dan menghentikan operasi global raksasa teknologi medis asal Michigan, Stryker.

Serangan destruktif ini diklaim dilakukan oleh "Handala", kelompok peretas yang namanya diambil dari karakter kartun politik karya seniman Palestina, Naji al-Ali.

Industri keamanan siber dunia, termasuk pakar Sergey Shykevich dari Check Point di Tel Aviv, meyakini kelompok yang bertahan menggunakan internet satelit Starlink ini adalah garda depan Kementerian Intelijen Iran (MOIS).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!