Nvidia Pertaruhkan Rp17.000 Triliun Demi Ciptakan Agen AI Otonom
Kamis, 19 Maret 2026 - 16:27 WIB
Ambisi monopoli ini rupanya tidak muat lagi di Bumi. Mengantisipasi krisis lahan dan energi untuk pusat data, Nvidia meluncurkan modul luar angkasa untuk Vera Rubin.
Langkah ini mengonfirmasi tren gila para elite teknologi seperti CEO OpenAI Sam Altman dan CEO xAI/Tesla Elon Musk yang berambisi membangun pusat data di luar angkasa.
Analis Wedbush, Dan Ives, memperingatkan bahwa langkah ini membuktikan Nvidia kini berfokus jauh melampaui komputasi biasa, mengincar kendali penuh atas jaringan masa depan di dunia AI.
Demi membenarkan investasi dan perombakan ekstrem ini di mata Wall Street, Huang menjual ilusi pertumbuhan tanpa batas.
Ia mengklaim permintaan komputasi "terus meroket" dan memproyeksikan pendapatan Nvidia akan menembus angka tak masuk akal: USD1 triliun (Rp17.000 triliun) hingga 2027.
Angka fantastis ini menjadi bukti bahwa di tahun 2026, inovasi bukan lagi sekadar mempermudah hidup manusia, melainkan mengeksploitasi otomatisasi mutlak yang pada akhirnya mereduksi nilai tenaga kerja itu sendiri.
Langkah ini mengonfirmasi tren gila para elite teknologi seperti CEO OpenAI Sam Altman dan CEO xAI/Tesla Elon Musk yang berambisi membangun pusat data di luar angkasa.
Analis Wedbush, Dan Ives, memperingatkan bahwa langkah ini membuktikan Nvidia kini berfokus jauh melampaui komputasi biasa, mengincar kendali penuh atas jaringan masa depan di dunia AI.
Demi membenarkan investasi dan perombakan ekstrem ini di mata Wall Street, Huang menjual ilusi pertumbuhan tanpa batas.
Ia mengklaim permintaan komputasi "terus meroket" dan memproyeksikan pendapatan Nvidia akan menembus angka tak masuk akal: USD1 triliun (Rp17.000 triliun) hingga 2027.
Angka fantastis ini menjadi bukti bahwa di tahun 2026, inovasi bukan lagi sekadar mempermudah hidup manusia, melainkan mengeksploitasi otomatisasi mutlak yang pada akhirnya mereduksi nilai tenaga kerja itu sendiri.
(dan)
Lihat Juga :