Drone Canggih Mata Langit Ditembak Jatuh Iran, Uni Emirat Arab Pasrah

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:50 WIB
“Pameran ini merupakan acara penting bagi para produsen untuk mempromosikan GlobalEye kepada pelanggan di seluruhdunia,” kata Lars Tossman di Dubai Airshow.

Dengan waktu terbang terus menerus lebih dari 11 jam, GlobalEye dianggap sebagai "pusat komando bergerak," yang memungkinkan pasukan pertahanan untuk memantau semua perkembangan di wilayah udara dan maritim dari jarak jauh.

Karena kemampuan tempurnya yang unggul, banyak negara, seperti Prancis dan UEA, telah menandatangani kontrak untuk membeli pesawat ini guna menggantikan sistem lama mereka.

Saat ini, dunia masih menunggu konfirmasi akhir mengenai status sebenarnya dari skuadron "mata-mata" ini setelah serangan di Al-Dhafra. Hilangnya kemampuan peringatan dini akan menimbulkan tantangan keamanan besar bagi UEA di masa mendatang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!