Drone Canggih Mata Langit Ditembak Jatuh Iran, Uni Emirat Arab Pasrah

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:50 WIB
Drone Canggih Mata Langit. FOTO/ Science Alert
TEHERAN - Pangkalan Udara Al-Dhafra (UEA) mengalami kerusakan parah setelah serangan pesawat tak berawak Iran, dengan perkiraan kerugian berpotensi mencapai miliaran dolar jika pesawat tak berawak SAAB GlobalEye "eye" hancur.

Pangkalan Udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini menjadi pusat perhatian menyusul laporan serangan skala besar dari Iran. Ini adalah lokasi strategis, yang menampung pasukan UEA bersama dengan pasukan AS dan Prancis.



Menurut sumbermiliter, Iran mengerahkan sejumlah besar drone bunuh diri dan rudal jelajah dalam operasi ini. Berdasarkan citra satelit terbaru, para ahli mulai menganalisis sejauh mana kerusakan sebenarnya di lapangan.

Foto-foto tersebut menunjukkan bahwa banyak hanggar yang dibentengi terkena serangan. Terutama, area yang berisi pesawat tak berawak MQ-4C Triton dan MQ-9 Reaper milik AS menjadi sasaran. Namun, kerugian finansial utama terkonsentrasi di area Angkatan Udara UEA.

Secara spesifik, tiga bengkel yang diyakini sebagai tempat penyimpanan pesawat peringatan dini SAAB GlobalEye telah mengalami kerusakan. UEA saat ini hanya memiliki total lima pesawat jenis ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!