Fosil Lubang Anus Tertua Ditemukan pada Reptil Berusia 290 Juta Tahun
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:37 WIB
Jejak istirahat reptil purba. (Lorenzo Marchetti/Museum Sejarah Alam, Berlin)
Fosil tersebut berasal dari Formasi Goldlauter sedimen di Cekungan Hutan Thuringia, Jerman, dan analisis jejak yang tertinggal menunjukkan bahwa jejak tersebut dibuat oleh reptil dengan panjang sekitar 9 sentimeter (3,5 inci).
Marchetti dan timnya menamai fosil jejak tersebutCabarzichnus pulchrus, yang mewakili spesies jejak istirahat reptil yang baru dideskripsikan.
Ukuran tubuhnya dan jejak kaki di dekatnya menunjukkan bahwaC. pulchruskemungkinan adalah bolosaurian, cabang awal dari garis keturunan reptil. Ia hidup sekitar 295 juta tahun yang lalu selamazaman Asselian di awal Permian, ketika reptilmulai mengalami diversifikasi dengan cepat.
Di dalam lumpur, ia meninggalkan jejak yang jelas berupa sisik perut, struktur yang terbuat dari keratin keras yang berfungsi sebagai pelindung. Namun, yang paling menarik perhatian adalah di pangkal ekor, di mana sisik yang telah dimodifikasi mengelilingi lubang seperti kloaka.
Fosil tersebut berasal dari Formasi Goldlauter sedimen di Cekungan Hutan Thuringia, Jerman, dan analisis jejak yang tertinggal menunjukkan bahwa jejak tersebut dibuat oleh reptil dengan panjang sekitar 9 sentimeter (3,5 inci).
Marchetti dan timnya menamai fosil jejak tersebutCabarzichnus pulchrus, yang mewakili spesies jejak istirahat reptil yang baru dideskripsikan.
Ukuran tubuhnya dan jejak kaki di dekatnya menunjukkan bahwaC. pulchruskemungkinan adalah bolosaurian, cabang awal dari garis keturunan reptil. Ia hidup sekitar 295 juta tahun yang lalu selamazaman Asselian di awal Permian, ketika reptilmulai mengalami diversifikasi dengan cepat.
Di dalam lumpur, ia meninggalkan jejak yang jelas berupa sisik perut, struktur yang terbuat dari keratin keras yang berfungsi sebagai pelindung. Namun, yang paling menarik perhatian adalah di pangkal ekor, di mana sisik yang telah dimodifikasi mengelilingi lubang seperti kloaka.
Lihat Juga :