Tas Tangan dari Kulit Dinosaurus Memicu Kontroversi Ilmiah, Ini Alasannya

Jum'at, 03 April 2026 - 18:19 WIB
loading...
Tas Tangan dari Kulit...
Tas Tangan dari Kulit Dinosaurus. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Sebuah tas tangan yang terbuat dari kolagen yang diekstrak dari fosil Tyrannosaurus Rex baru saja diluncurkan, menunjukkan potensi bahan kulit yang ditumbuhkan di laboratorium.

Menurut Reuters, pada tanggal 2 April, para ilmuwan dan desainer meluncurkan tas tangan yang terbuat dari kolagen yang diekstrak dari fosil Tyrannosaurus rex (T. rex) di Amerika Serikat. Ini adalah kreasi unik yang bertujuan untuk menunjukkan nilai kulit yang ditumbuhkan di laboratorium

Tas berwarna turquoise tersebut saat ini dipamerkan di Art Zoo Museum (Amsterdam, Belanda), ditempatkan di dalam sangkar di bawah model T. rex hingga 11 Mei. Setelah itu, tas tersebut akan dilelang dengan harga penawaran awal yang diperkirakan melebihi USD500.000.

Menurut tim pengembang, material tersebut dibuat dari fragmen protein kuno yang diambil dari tulang dinosaurus yang telah menjadi fosil, kemudian ditanamkan ke dalam sel hewan untuk menghasilkan kolagen, dan selanjutnya diproses menjadi kulit. Proyek ini merupakan kolaborasi antara The Organoid Company, Organoid, dan VML.

Sebelumnya, Organoid dan VML berkolaborasi untuk menciptakan bakso raksasa pada tahun 2023 dengan menggabungkan DNA mammoth berbulu dengan sel domba.

Thomas Mitchell, CEO dari The Organoid Company, mengatakan bahwa proses pengembangan tas "kulit Tyrannosaurus Rex" ini menghadapi banyak tantangan teknis.

Sementara itu, Che Connon dari Lab-Grown Leather Ltd., produsen kulit yang terbuat dari kolagen yang dimodifikasi, mencatat bahwa asal "T. rex" memberikan daya tarik unik pada produk tersebut.

"Ini bukan hanya alternatif ramah lingkungan pengganti kulit asli, tetapi juga peningkatan teknologi," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Berita Terkini
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved