Krisis Akibat Pandemi, McLaren Jual Kantor Pusat

Kamis, 17 September 2020 - 15:15 WIB
Jadi nantinya McLaren tidak akan pindah dari kantor itu. Statusnya hanya berubah dari pemilik menjadi penyewa. Jadi mereka tetap akan mengeluarkan sejumlah uang agar tetap berkantor di Woking. Cara penjualan seperti ini sebenarnya tidak aneh, mengingat beberapa perusahaan automotif lain pernah melakukannya.

Contohnya PSA Peuegoet-Citroen yang menjual kantor pusat bersejarah mereka di Avenue de La Grande Armee, Prancis, pada 2012. Waktu itu kantor pusat mobil buatan Prancis itu terjual seharga USD327 juta dan PSA Peugeot-Citroen berubah statusnya dari pemilik menjadi penyewa.

Hal yang sama juga pernah dilakukan perusahaan mobil asal Inggris, MG, yang menjual kantor pusat mereka di Longbride, Inggris, pada 2004. Dalam penjualan itu, MG diperbolehkan menyewa kantor itu hingga 35 tahun ke depan setelah kantor resmi dijual. (Lihat videonya: Marion Jola Bikin Heboh karena Bra, Gisella Menyesal Bercerai)

McLaren memang tengah berada pada kondisi krisis yang cukup berat. Pada Mei lalu mereka mem-PHK sekitar 1.200 karyawan. Penjualan juga menurun drastis, di mana pada Februari dan Mei mereka hanya berhasil menjual 307 unit mobil. Kondisi itu kontras dengan periode yang sama tahun lalu, di mana mereka berhasil menjual 953 unit mobil. (Wahyu Sibarani)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!