Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:37 WIB
Hal ini tercermin dalam penyusutan danau-danau besar di dunia, kata laporan itu, dan meningkatnya jumlah sungai-sungai besar yang gagal mencapai laut selama sebagian tahun.

Dunia telah kehilangan lahan basah dalam jumlah yang sangat besar, dengan sekitar 410 juta hektar – hampir seluas Uni Eropa – menghilang selama lima dekade terakhir.

Sekitar 70 persen akuifer utama yang digunakan untuk air minum dan irigasi menunjukkan penurunan jangka panjang dengan meningkatnya krisis "hari nol" – ketika permintaan melebihi pasokan – yang merupakan "wajah perkotaan" dari realitas baru ini.

Perubahan iklimmemperparah masalah ini, menyebabkan hilangnya lebih dari 30 persen massa gletser dunia sejak tahun 1970, dan air lelehan musiman yang diandalkan oleh ratusan juta orang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!