Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:37 WIB
loading...
Laporan Baru PBB: Dunia...
Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global. FOTO/ Science Alert
A A A
GENEWA - Dunia sedang memasuki era "kebangkrutan air global" dengan sungai, danau, dan akuifer yang menipis lebih cepat daripada kemampuan alam untuk mengisinya kembali,kata sebuah lembaga penelitian Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa.



Argumennya adalah bahwa puluhan tahun penggunaan berlebihan, polusi, kerusakan lingkungan, dan tekanan iklim telah mendorong banyak sistem perairan melampaui titik pemulihan sehingga diperlukan klasifikasi baru.

"Tekanan air dan krisis air tidak lagi cukup untuk menggambarkan realitas air baru di dunia," demikian bunyilaporan barudari Institut Universitas PBB untuk Air, Lingkungan, dan Kesehatan (UNU-INWEH).

Terkait:Studi Memperingatkan Benua-Benua Bumi Mengering dengan Laju yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Istilah-istilah ini "dirumuskan sebagai peringatan tentang masa depan yang masih bisa dihindari" ketika dunia telah memasuki "fase baru", demikianpernyataantersebut
Laporan tersebut mengusulkan istilah alternatif "kebangkrutan air" – suatu kondisi di mana penggunaan air jangka panjang melebihi pasokan dan merusak alam sedemikian parah sehingga tingkat penggunaan sebelumnya tidak mungkin dipulihkan secara realistis.

Hal ini tercermin dalam penyusutan danau-danau besar di dunia, kata laporan itu, dan meningkatnya jumlah sungai-sungai besar yang gagal mencapai laut selama sebagian tahun.

Dunia telah kehilangan lahan basah dalam jumlah yang sangat besar, dengan sekitar 410 juta hektar – hampir seluas Uni Eropa – menghilang selama lima dekade terakhir.

Sekitar 70 persen akuifer utama yang digunakan untuk air minum dan irigasi menunjukkan penurunan jangka panjang dengan meningkatnya krisis "hari nol" – ketika permintaan melebihi pasokan – yang merupakan "wajah perkotaan" dari realitas baru ini.

Perubahan iklimmemperparah masalah ini, menyebabkan hilangnya lebih dari 30 persen massa gletser dunia sejak tahun 1970, dan air lelehan musiman yang diandalkan oleh ratusan juta orang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Rekomendasi
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved