Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Jum'at, 19 Juni 2026 - 15:07 WIB
loading...
, Fincantieri, salah satu grup galangan kapal di dunia bersama Republikorp, melalui anak usahanya PT Republik Palindo Internasional (RPAL) menjalin kerja sama sebagai landasan kemitraan Sumber Artikel berjudul Pengembangan Kapal Angkatan Laut untuk Men
A
A
A
JAKARTA - Industri perkapalan nasional berpotensi mendapatkan tambahan investasi dan transfer teknologi setelah perusahaan galangan kapal asal Italia, Fincantieri, menjalin kemitraan strategis dengan Republikorp.
Kerja sama yang dilakukan melalui anak usahanya, PT Republik Palindo Internasional (RPAL), membuka peluang besar bagi pembangunan berbagai kapal angkatan laut di dalam negeri.
Momentum tersebut diyakini akan menjadi pendorong utama bagi terciptanya kemandirian pertahanan maritim Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Kerjasama ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat kempartnership strategis jangka panjang antara Fincantieri dan Indonesia,” ungkap CEO dan Managing Director Fincantieri, Pierroberto Folgiero, dalam keterangannya, Jumat (19/6/2025).
Folgiero menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung ekosistem maritim yang tangguh melalui pengalaman panjang mereka dalam integrasi sistem kapal perang yang kompleks.
Rencana pembentukan perusahaan patungan ini diproyeksikan mampu memfasilitasi pembuatan berbagai jenis kapal militer mutakhir langsung di galangan domestik. Berbagai jenis armada seperti korvet multi-misi, kapal patroli lepas pantai, hingga kapal selam masuk ke dalam daftar prioritas pengembangan bersama.
“Penjajakan kemitraan ini mencerminkan komitmen kami untuk mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui kolaborasi internasional yang kuat dan seimbang,” jelas Chairman Republikorp Group, Norman Joesoef.
Norman menegaskan bahwa sinergi ini akan membuka keran investasi teknologi sekaligus memperkokoh kedaulatan wilayah perairan di tingkat regional.
Kerja sama yang dilakukan melalui anak usahanya, PT Republik Palindo Internasional (RPAL), membuka peluang besar bagi pembangunan berbagai kapal angkatan laut di dalam negeri.
Momentum tersebut diyakini akan menjadi pendorong utama bagi terciptanya kemandirian pertahanan maritim Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Kerjasama ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat kempartnership strategis jangka panjang antara Fincantieri dan Indonesia,” ungkap CEO dan Managing Director Fincantieri, Pierroberto Folgiero, dalam keterangannya, Jumat (19/6/2025).
Folgiero menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung ekosistem maritim yang tangguh melalui pengalaman panjang mereka dalam integrasi sistem kapal perang yang kompleks.
Rencana pembentukan perusahaan patungan ini diproyeksikan mampu memfasilitasi pembuatan berbagai jenis kapal militer mutakhir langsung di galangan domestik. Berbagai jenis armada seperti korvet multi-misi, kapal patroli lepas pantai, hingga kapal selam masuk ke dalam daftar prioritas pengembangan bersama.
“Penjajakan kemitraan ini mencerminkan komitmen kami untuk mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui kolaborasi internasional yang kuat dan seimbang,” jelas Chairman Republikorp Group, Norman Joesoef.
Norman menegaskan bahwa sinergi ini akan membuka keran investasi teknologi sekaligus memperkokoh kedaulatan wilayah perairan di tingkat regional.
Lihat Juga :