Fakta OJK Bikin Ngeri! Cuma 66% Gen Z Paham Keuangan, OVO Garap Mahasiswa UI & UGM

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 11:58 WIB
Dukungan serupa datang dari Hasbullah, S.H., M.H., Ketua STIH Adhyaksa, dan Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M, dari Kejaksaan Agung RI, yang menyoroti pentingnya kemitraan ini untuk memperkuat literasi hukum dan digital.

Meskipun dipresentasikan sebagai inisiatif edukasi, program ini jadi manuver bisnis yang cerdas dengan beberapa implikasi:

Mitigasi Risiko Bisnis: Kesenjangan antara inklusi (80,51%) dan literasi (66,46%) adalah pedang bermata dua.

Tingginya inklusi berarti basis pengguna potensial yang besar, namun rendahnya literasi meningkatkan risiko kredit macet pada layanan pinjaman, kerentanan terhadap penipuan (fraud), dan ketidakmampuan nasabah mengelola produk investasi.

Fintech Academy berfungsi sebagai alat mitigasi risiko jangka panjang dengan menciptakan konsumen yang lebih teredukasi.

Investasi pada Customer Lifetime Value (CLV): Dengan menyasar mahasiswa, OVO berinvestasi pada segmen yang akan segera memasuki angkatan kerja. Edukasi sejak dini berpotensi menciptakan loyalitas merek yang kuat, meningkatkan kemungkinan mereka menjadi pengguna setia layanan OVO yang lebih kompleks (investasi, asuransi, pinjaman) di masa depan, sehingga memaksimalkannilaiCLV.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!