Ribuan Korban PHK Serbu Grab: Harapan Baru atau Perangkap Kemitraan Tanpa Masa Depan?

Rabu, 18 Juni 2025 - 17:53 WIB
Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, menegaskan bahwa ini adalah respons langsung terhadap kondisi genting di lapangan.

"Melebihi target, acara ini dihadiri hampir 2.000 orang. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti, Grab hadir sebagai bantalan sosial," ujar Neneng. Ia memaparkan sebuah data yang menohok: "Lebih dari 50% Mitra Pengemudi Grab sebelumnya adalah korban PHK, tidak memiliki pekerjaan, atau kehilangan sumber pendapatan."

"Hari ini mereka punya kembali kendali atas hidupnya. Ini bukan sekadar rekrutmen, tapi momentum pembukaan harapan agar Indonesia terus melaju,” tambahnya dengan nada optimistis.

'Stempel' Negara untuk Ojek Online

Langkah Grab ini mendapatkan "restu" penuh dari pemerintah. Maman Abdurrahman, Menteri UMKM, bahkan hadir langsung dan memberikan sebuah pernyataan yang bisa mengubah lanskap pekerja informal di Indonesia.

"Digitalisasi adalah kunci masa depan UMKM. Platform seperti Grab menjadi jembatan. Dalam kondisi sulit, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar bantuan, tapi peluang. Dan hari ini, Grab hadir memberi peluang itu,” kata Maman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!