Bukti Ilmiah Bagian Bumi yang Hilang Ditemukan Berada di Kalimantan
Selasa, 10 Juni 2025 - 09:52 WIB
Ia melanjutkan: “Namun penelitian laboratorium magnetik kami pada batuan tersebut menunjukkan bahwa temuan kami berasal dari tempat yang jauh di utara, dan pasti merupakan sisa-sisa lempeng yang berbeda dan sebelumnya tidak diketahui.”
Para peneliti memperkirakan bahwa lempeng Pontus, yang membentuk bagian kerak dunia sebelum terpecahnya superbenua Pangaea, berukuran sekitar seperempat ukuran Samudra Pasifik, berdasarkan rekonstruksi penampakannya 160 juta tahun yang lalu.
Pontus terletak di bawah lautan luas yang memisahkan Eurasia dan Australia pada saat itu. Saat Pangeo terpisah, diyakini lempeng tersebut ditelan oleh lempeng lain yang membawa negara-negara seperti Filipina dan Kalimantan ke lokasi mereka saat ini.
Penelitian Van de Lagemaat difokuskan pada kawasan kompleks aktivitas lempeng tektonik yang dikenal sebagai Kawasan Persimpangan. Kawasan ini membentang antara Jepang, Kalimantan, Filipina, Nugini, dan hingga ke Selandia Baru.
Melalui penelitiannya, ia dapat menggunakan data untuk membuat klip yang merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik yang terjadi sejak zaman dinosaurus hingga saat ini.
Para peneliti memperkirakan bahwa lempeng Pontus, yang membentuk bagian kerak dunia sebelum terpecahnya superbenua Pangaea, berukuran sekitar seperempat ukuran Samudra Pasifik, berdasarkan rekonstruksi penampakannya 160 juta tahun yang lalu.
Pontus terletak di bawah lautan luas yang memisahkan Eurasia dan Australia pada saat itu. Saat Pangeo terpisah, diyakini lempeng tersebut ditelan oleh lempeng lain yang membawa negara-negara seperti Filipina dan Kalimantan ke lokasi mereka saat ini.
Penelitian Van de Lagemaat difokuskan pada kawasan kompleks aktivitas lempeng tektonik yang dikenal sebagai Kawasan Persimpangan. Kawasan ini membentang antara Jepang, Kalimantan, Filipina, Nugini, dan hingga ke Selandia Baru.
Melalui penelitiannya, ia dapat menggunakan data untuk membuat klip yang merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik yang terjadi sejak zaman dinosaurus hingga saat ini.
(wbs)
Lihat Juga :