Bukti Ilmiah Bagian Bumi yang Hilang Ditemukan Berada di Kalimantan

Selasa, 10 Juni 2025 - 09:52 WIB
loading...
Bukti Ilmiah Bagian...
Bukti Ilmiah Bagian Bumi yang Hilang Berada di Kalimantan. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
LONDON - Sisa-sisa purba bagian Bumi yang telah lama hilang yang diyakini berusia 120 juta tahun telah ditemukan oleh para ahli di Kalimantan.

BACA JUGA - Kisah Buaya Kuning Penjaga dan Suku Dayak Tunjung

Penemuan-penemuan baru tentang planet kita terus-menerus dilakukan oleh para ahli, mulai dari menemukan benua-benua yang telah hilang selama ratusan tahun hingga menemukan lautan luas yang tersembunyi di bawah kerak bumi .

Sekarang, penemuan menakjubkan baru mengungkap rincian lempeng tektonik berusia 120 juta tahun, yang sekarang bernama Pontus.

Prediksi keberadaan kerak tersebut muncul ketika Suzanna van de Lagemaat, seorang ahli geologi pascasarjana di Universitas Utrecht di Belanda, dan pembimbingnya, Douwe van Hinsbergen, menganalisis data geologi dari pegunungan di kawasan Asia-Pasifik.

Saat mempelajari formasi batuan di Kalimantan utara, Van de Lagemaat menemukan beberapa tanda yang jelas dari lempeng Pontus kuno, dan menjelaskan: "Kami pikir kami sedang berhadapan dengan peninggalan lempeng yang hilang yang sudah kami ketahui."

Ia melanjutkan: “Namun penelitian laboratorium magnetik kami pada batuan tersebut menunjukkan bahwa temuan kami berasal dari tempat yang jauh di utara, dan pasti merupakan sisa-sisa lempeng yang berbeda dan sebelumnya tidak diketahui.”

Para peneliti memperkirakan bahwa lempeng Pontus, yang membentuk bagian kerak dunia sebelum terpecahnya superbenua Pangaea, berukuran sekitar seperempat ukuran Samudra Pasifik, berdasarkan rekonstruksi penampakannya 160 juta tahun yang lalu.

Pontus terletak di bawah lautan luas yang memisahkan Eurasia dan Australia pada saat itu. Saat Pangeo terpisah, diyakini lempeng tersebut ditelan oleh lempeng lain yang membawa negara-negara seperti Filipina dan Kalimantan ke lokasi mereka saat ini.

Penelitian Van de Lagemaat difokuskan pada kawasan kompleks aktivitas lempeng tektonik yang dikenal sebagai Kawasan Persimpangan. Kawasan ini membentang antara Jepang, Kalimantan, Filipina, Nugini, dan hingga ke Selandia Baru.

Melalui penelitiannya, ia dapat menggunakan data untuk membuat klip yang merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik yang terjadi sejak zaman dinosaurus hingga saat ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Rekomendasi
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved