Berkobar Sejak 1971, Api Pintu Neraka Hampir Padam

Minggu, 08 Juni 2025 - 11:02 WIB
Para peneliti mengatakan api 'Pintu Neraka' mulai padam karena semua gas yang mudah terbakar di kawah itu hampir habis.

Api di kawah itu kini tiga kali lebih kecil dari ukuran aslinya.

Seorang direktur di perusahaan energi milik negara, Irina Luryeva, mengatakan pada sebuah konferensi bahan bakar fosil minggu ini: “Sebelumnya cahaya besar dari kawah itu terlihat dari jarak bermil-mil, yang menyebabkannya disebut ‘Pintu ke Neraka.’

‘''Sekarang, itu hanya api kecil.”

Penjelajah Kanada, George Kourounis, adalah orang pertama yang turun ke lubang api sedalam 100 kaki. Dia pun tidak dapat menjelaskan asal usul lubang itu.

Pada saat itu, dia mengatakan itu terlihat seperti "gunung berapi di tengah gurun", dan mengakui bahwa dia merasa "sedikit seperti kentang panggang".

"Itu terbakar dengan api yang sangat besar seperti ada banyak api di bawah sana," katanya.

“Siang atau malam, jelas terbakar. Anda dapat mendengar deru api jika Anda berdiri di tepi," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!