Kenapa Tak Ada Perusahaan seperti Huawei di AS? Ini Penjelasan Bos Qualcomm

Selasa, 08 September 2020 - 04:44 WIB
Ditanya demikian, Jacobs menjawab, "Kami memang mempertimbangkan ini, tapi kami berharap CDMA akan dipromosikan secara global."

Dia mengatakan, Qualcomm masih terlibat dalam perjuangan, berusaha membuat CDMA diterima di mana-mana. Namun, menjadi pesaing operator akan menghambat pencapaian tujuan ini. Pada tahun 1993, ketika CDMA menjadi standar nirkabel, strategi Qualcomm membuahkan hasil.

Mengapa tak ada perusahaan Amerika yang ingin 'meniru' strategi Huawei? Menurut dia, perusahaan Amerika lainnya seperti Motorola akan terus bertahan di industri ini. Tetapi satu per satu, mereka akan bangkrut atau akan dijual ke perusahaan asing.

Dengan menjual chipset terintegrasi yang dapat mendorong smartphone ke perusahaan, Qualcomm sebenarnya memudahkan pesaing baru China untuk masuk ke pasar. Karena mereka memiliki alat untuk mengembangkan produk dengan cepat. "Sayangnya, tidak ada seorang pun di Amerika Serikat yang benar-benar melakukan ini," sesalnya.

Faktor lain yang menyulitkan adalah Pemerintah China dan Eropa telah membantu perusahaan telekomunikasi mereka melalui kebijakan bantuan industri. Ini bertolak belakang dengan kebijakan AS. "Pemerintah kami tidak memberikan R&D atau dukungan lain yang diterima Huawei dan ZTE dari pemerintahnya (China)," kritiknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!