Hindari Ganguan Mental, Banyak Orang Kembali ke HP Jadul
Kamis, 15 Mei 2025 - 21:28 WIB
Banyak Orang Kembali ke HP Jadul. FOTO/ CNET
NEW YORK - Banyak orang, terutama Gen Z, mulai kembali menggunakan HP Jadu l atau dumb phone. Tren ini dipicu oleh keinginan untuk mengurangi kecanduan media sosial dan smartphone, serta untuk meningkatkan fokus dan kesejahteraan mental.
BACA JUGA - Hindari Anak Kecanduan HP, Ayah Ini Jadikan Rumahnya Istana Bermain
HP jadul menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dan minim gangguan, sehingga pengguna dapat lebih fokus pada interaksi sosial dan aktivitas lait.
Pilihan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan bagian dari kebutuhan yang lebih besar: detoks digital. Lalu, mengapa tren kembali ke HP jadul atau “dumb phone” ini kembali muncul, dan bagaimana hal tersebut bisa menjadi solusi bagi kelelahan digital yang kian meluas?
Dalam beberapa tahun terakhir, istilah seperti FOMO (Fear of Missing Out) dan doomscrolling tidak hanya populer, tetapi juga menggambarkan kondisi nyata banyak orang yang merasa lelah secara mental akibat terus-menerus terhubung dengan internet.
Menurut laporan Global Web Index, rata-rata orang di seluruh dunia menghabiskan sekitar 6 jam per hari di depan layar, sebagian besar melalui ponsel pintar. Angka ini tentu berdampak pada kesehatan mental dan produktivitas.
BACA JUGA - Hindari Anak Kecanduan HP, Ayah Ini Jadikan Rumahnya Istana Bermain
HP jadul menawarkan pengalaman yang lebih sederhana dan minim gangguan, sehingga pengguna dapat lebih fokus pada interaksi sosial dan aktivitas lait.
Pilihan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan bagian dari kebutuhan yang lebih besar: detoks digital. Lalu, mengapa tren kembali ke HP jadul atau “dumb phone” ini kembali muncul, dan bagaimana hal tersebut bisa menjadi solusi bagi kelelahan digital yang kian meluas?
Dalam beberapa tahun terakhir, istilah seperti FOMO (Fear of Missing Out) dan doomscrolling tidak hanya populer, tetapi juga menggambarkan kondisi nyata banyak orang yang merasa lelah secara mental akibat terus-menerus terhubung dengan internet.
Menurut laporan Global Web Index, rata-rata orang di seluruh dunia menghabiskan sekitar 6 jam per hari di depan layar, sebagian besar melalui ponsel pintar. Angka ini tentu berdampak pada kesehatan mental dan produktivitas.
Lihat Juga :