Israel Dikepung Badai Pasir, Langit Jerusalem Berubah Merah Darah

Jum'at, 02 Mei 2025 - 13:21 WIB
Selain badai pasir besar, Israel juga terus berusaha untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian besar hutannya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahkan meminta bantuan dunia internasional untuk mengatasinya meskipun telah mengerahkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemadam kebakaran Israel.

Seperti diberitakan The Independent (2/5/2025), negara-negara sekutu Israel seperti Yunani, Siprus, Kroasia, dan Italia telah mengirimkan pesawat pemadam kebakaran yang akan membantu untuk memadamkan api.

Disusul Ukraina, Spanyol, Prancis, dan beberapa negara lain yang juga siap untuk mengirimkan bantuan bagi Israel.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel, peristiwa ini telah menghancurkan hampir 5.000 hektar lahan, termasuk 3.000 hektar hutan.

"Ini mungkin kebakaran terbesar yang pernah ada di negara ini," ujar komandan pemadam kebakaran distrik Yerusalem Shmulik Friedman.

Dua peristiwa ini, badai pasir besar dan kebakaran hutan yang terus meluas membuat Israel hampir lumpuh. Pemerintah memerintahkan channel-channel televisi untuk menunda perayaan kemerdekaan Israel yang seharusnya dirayakan pada Rabu, 30 April hingga Kamis, 1 Mei 2025.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!