Israel Dikepung Badai Pasir, Langit Jerusalem Berubah Merah Darah

Jum'at, 02 Mei 2025 - 13:21 WIB
loading...
Israel Dikepung Badai...
Israel Dilanda badai Pasir. FOTO/ Dok NDTV
A A A
JERUSALEM - Badai pasir yang tidak biasa melanda Israel selatan pada hari Selasa, mengubah langit menjadi merah dan jingga.

BACA JUGA - Fenomena Badai Pasir Diprediksi Akan Terjang Eropa

Menurut NDTV, fenomena tersebut disertai dengan angin kencang yang melanda wilayah gurun termasuk Gurun Negev dan kota Beersheba.

Dikutip Anadolu Agency, (2/5/2025), melalui rekaman kamera CCTV yang beredar luas di media sosial, tampak jalanan di Israel dihujani oleh badai pasir yang dahsyat. Langit yang seharusnya berwarna biru berubah menjadi oranye dan abu-abu. Kondisi ini membuat kota-kota di Israel diliputi suasana yang mencekam.

Beberapa video yang menjadi viral di media sosial menunjukkan awan debu tebal menyelimuti wilayah tersebut.

Salah satu wilayah yang terkena dampak adalah pangkalan militer di Gurun Negev.

Sementara itu, ada juga video yang menunjukkan tentara Israel kesulitan menutup pagar pangkalan karena angin kencang.

Sebelumnya, ahli meteorologi Lior Sudri mengatakan bahwa ia telah memperingatkan tentang cuaca buruk di Israel selatan.

“Pada siang hari, angin kencang akan bertiup, kabut asap tebal diperkirakan terjadi, dan badai pasir akan terjadi di Israel selatan.

“Puncak gelombang panas diperkirakan terjadi sore ini (Selasa) dengan suhu antara 36 dan 38 derajat Celsius,” katanya.

Menyusul kondisi cuaca ekstrem, pemerintah Israel telah memutuskan untuk membatalkan perayaan resmi Hari Kemerdekaannya yang ke-77.

Akibat dari badai pasir ini, jarak pandang menjadi minim. Orang-orang yang sudah berada di jalan, memilih untuk meninggalkan mobil mereka di jalanan dan mencari perlindungan. Masyarakat pun dihimbau untuk tidak keluar rumah karena bisa membahayakan keselamatan mereka.

Selain badai pasir besar, Israel juga terus berusaha untuk menjinakkan kobaran api yang melahap sebagian besar hutannya. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahkan meminta bantuan dunia internasional untuk mengatasinya meskipun telah mengerahkan ratusan orang yang tergabung dalam tim pemadam kebakaran Israel.

Seperti diberitakan The Independent (2/5/2025), negara-negara sekutu Israel seperti Yunani, Siprus, Kroasia, dan Italia telah mengirimkan pesawat pemadam kebakaran yang akan membantu untuk memadamkan api.

Disusul Ukraina, Spanyol, Prancis, dan beberapa negara lain yang juga siap untuk mengirimkan bantuan bagi Israel.

Menurut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Israel, peristiwa ini telah menghancurkan hampir 5.000 hektar lahan, termasuk 3.000 hektar hutan.

"Ini mungkin kebakaran terbesar yang pernah ada di negara ini," ujar komandan pemadam kebakaran distrik Yerusalem Shmulik Friedman.

Dua peristiwa ini, badai pasir besar dan kebakaran hutan yang terus meluas membuat Israel hampir lumpuh. Pemerintah memerintahkan channel-channel televisi untuk menunda perayaan kemerdekaan Israel yang seharusnya dirayakan pada Rabu, 30 April hingga Kamis, 1 Mei 2025.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Rekomendasi
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Berita Terkini
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved