Trump Bikin Apple Panik: Harga iPhone Bakal Naik Drastis, Sementara Penjualan Sedang Lesu

Senin, 07 April 2025 - 22:22 WIB
"Sulit bagi kami membayangkan Trump menghancurkan ikon Amerika seperti Apple... tetapi situasinya terlihat cukup sulit."

Hingga saat ini, Apple belum memberikan komentar resmi terkait potensi dampak tarif ini. Banyak konsumen di Amerika Serikat membeli iPhone melalui kontrak jangka waktu dua atau tiga tahun dengan penyedia layanan seluler, yang mungkin sedikit meredam dampak langsung kenaikan harga di awal.

Baca Juga: Raksasa Teknologi Terguncang: Apple Kehilangan USD300 Miliar Akibat Tarif Trump

Tantangan Tambahan: Stagnasi Permintaan Akibat Fitur yang Kurang Menggugah

Selain ancaman tarif, Apple juga menghadapi tantangan lain berupa stagnasi permintaan iPhone di pasar-pasar utamanya. Fitur-fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru yang diperkenalkan Apple, seperti kemampuan merangkum notifikasi, menulis ulang email, dan mengakses ChatGPT melalui Apple Intelligence, dinilai oleh beberapa ahli belum memberikan alasan yang cukup kuat bagi konsumen untuk melakukan upgrade ke model yang lebih baru.

Stagnasi permintaan ini dapat semakin menekan margin keuntungan Apple, terutama jika biaya produksi meningkat akibattarifimpor.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!