Spesifikasi Bom MK-84, Bom Seberat 1 ton yang Dikirim Trump untuk Israel
Rabu, 26 Februari 2025 - 16:44 WIB
Berat bahan peledak: ±429 kg (komposisi eksplosif biasanya tritonal)
Efek ledakan: High-explosive blast dan fragmentation
Daya ledaknya mampu menghancurkan target keras seperti bunker, landasan pacu, infrastruktur militer dan sebagainya. Dampak ledakannya ini mampu menciptakan kawah berdiameter 15 meter dengan kedalaman mencapai 11 meter serta meratakan bangunan mencapai radius puluhan meter.
Bahkan memiliki risiko tambahan (Collateral Damage) yang tinggi apabila digunakan pada area perkotaan dengan kepadatan tinggi. Ledakan MK-84 diperkirakan terjadi hingga 8 menit 40 detik sejak bom terjatuh pada wilayah yang ditargetkan.
Bom MK-84 mulai digunakan sebagai senjata perang sejak era perang Vietnam, hingga kini MK-84 terus digunakan dalam berbagai konflik, termasuk dalam pemboman Yugoslavia tahun 1999, perang teluk, perang Irak, perang Afghanistan dan yang baru ini terjadi digunakan oleh Israel dalam perang Israel-Hamas di jalur Gaza. Diketahui di tahun 2023 dan 2024 Amerika mengirimkan lebih dari 14.000 bom MK-84 kepada Israel. Dan telah digunakan secara luas di jalur Gaza.
Salah satu tragedi penggunaan bom MK-84 terjadi pada 13 Juli 2024 yang akhirnya menewaskan komandan Hamas yaitu Rafa Salama dan lebih dari 90 warga sipil tewas akibat penggunaan bom MK-84. Kemudian tragedi selanjutnya terjadi pada tanggal 27 September 2024 dimana tragedi ini dilakukan oleh Israel dalam pembunuhan Hasan Nasrallah pemimpin Hizbullah di Lebanon.
Efek ledakan: High-explosive blast dan fragmentation
Daya ledaknya mampu menghancurkan target keras seperti bunker, landasan pacu, infrastruktur militer dan sebagainya. Dampak ledakannya ini mampu menciptakan kawah berdiameter 15 meter dengan kedalaman mencapai 11 meter serta meratakan bangunan mencapai radius puluhan meter.
Bahkan memiliki risiko tambahan (Collateral Damage) yang tinggi apabila digunakan pada area perkotaan dengan kepadatan tinggi. Ledakan MK-84 diperkirakan terjadi hingga 8 menit 40 detik sejak bom terjatuh pada wilayah yang ditargetkan.
Bom MK-84 mulai digunakan sebagai senjata perang sejak era perang Vietnam, hingga kini MK-84 terus digunakan dalam berbagai konflik, termasuk dalam pemboman Yugoslavia tahun 1999, perang teluk, perang Irak, perang Afghanistan dan yang baru ini terjadi digunakan oleh Israel dalam perang Israel-Hamas di jalur Gaza. Diketahui di tahun 2023 dan 2024 Amerika mengirimkan lebih dari 14.000 bom MK-84 kepada Israel. Dan telah digunakan secara luas di jalur Gaza.
Salah satu tragedi penggunaan bom MK-84 terjadi pada 13 Juli 2024 yang akhirnya menewaskan komandan Hamas yaitu Rafa Salama dan lebih dari 90 warga sipil tewas akibat penggunaan bom MK-84. Kemudian tragedi selanjutnya terjadi pada tanggal 27 September 2024 dimana tragedi ini dilakukan oleh Israel dalam pembunuhan Hasan Nasrallah pemimpin Hizbullah di Lebanon.
Lihat Juga :