Misteri Plesiosaurus Terungkap: Monster Loch Ness dengan Kulit ala Lumba-lumba dan Sisik Keras Komodo

Rabu, 12 Februari 2025 - 07:54 WIB
Analisis pada 2020 mengungkapkan bahwa serpihan kulit hewan ini juga ikut membatu – satu bagian dari ekor, dan satu lagi dari tepi belakang sirip depan kanan.

Penelitian Mendalam pada Kulit yang Membatu

Dalam studi terbaru yang dipimpin oleh Lund University, Swedia, berbagai teknik digunakan untuk meneliti lebih dekat kulit yang membatu tersebut.

Hasilnya menunjukkan bahwa kulit di bagian ekor halus dan ramping, mirip dengan kulit reptil laut prasejarah lainnya seperti ichthyosaurus. Namun, kulit di tepi sirip terdiri dari struktur segitiga kecil yang mirip dengan sisik reptil modern. Sisik ini diduga memiliki dua fungsi utama.

Dua Fungsi Sisik pada Sirip

Pertama, dengan menjaga tepi belakang sirip tetap kaku, sisik-sisik ini dapat meningkatkan efisiensi hidrodinamik saat reptil berenang di dalam air. Jika tepi tersebut terlalu lunak dan lentur, energi otot akan terbuang saat beriak di setiap ayunan sirip.

Kedua, sisik keras ini mungkin membantu plesiosaurus mempertahankan traksi dan menghindari cedera saat mereka "berjalan di dasar laut" sambil mencari makan moluska yang hidup di dasar laut. Studi sebelumnya tentang isi perut plesiosaurus yang membatu memang menunjukkan bahwa mereka memakan – setidaknya sebagian – mangsa semacam itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!