Kisah 20 Tahun Google Maps: Lahir dari Apartemen Sempit di Sydney

Senin, 10 Februari 2025 - 08:13 WIB
Restoran itu menjadi sumber penghidupan bagi keluarga besar dan semua orang ikut membantu. Ketika tidak bersekolah, Ma bekerja di kasir, menerima pembayaran, pemesanan, dan pesanan takeaway. Pada 1998, Ma lulus dari universitas dan bekerja di Sydney ketika ia mendapatkan pekerjaan di Sillicon Valley.

Lahirnya Where 2 Technologies

Setelah kembali ke Sydney, ia dihubungi oleh mantan kolega dan sesama warga Australia bernama Noel Gordon yang mengundang Ma untuk bergabung dengannya bersama dua software engineer pengangguran lainnya – Jens dan Lars Rasmussen bersaudara dari Denmark – untuk mengerjakan sebuah startup. Ide besar mereka adalah membangun platform pemetaan jenis baru.

Pada saat itu, pemimpin pasar pemetaan online adalah MapQuest, yang telah diakuisisi oleh raksasa internet AOL pada 1999 dengan jumlah yang mengejutkan saat itu, yaitu USD1,1 miliar (sekitar Rp16,6 triliun).

Tetapi MapQuest kikuk dan hidup di antara dunia digital dan analog: pengguna yang merencanakan rute harus mencetak petunjuk arah belokan demi belokan dari komputer desktop atau laptop mereka.

Menyebut diri mereka Where 2 Technologies, keempat mitra tersebut berbasis di kamar tidur cadangan apartemen Gordon di pinggiran kota Sydney, Hunters Hill, dan mulai membangun program aplikasi Windows yang mereka beri nama Expedition.

Prototipe yang Mirip dengan Google Maps Saat Ini

Perusahaan itu membuat demo yang mereka presentasikan kepada Sequoia Capital, perusahaan modal ventura legendaris di Sillicon Valley. Tetapi pada Maret 2004, Yahoo Maps meluncurkan fitur baru yang disebut SmartView, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian berbasis peta untuk restoran dan tempat hiburan.

Bergabung dengan Google

Tim Where 2 lantas diperkenalkan ke Google, salah satu klien Sequoia. Dan bukan sembarang orang di Google: mereka harus mempresentasikan demo mereka kepada Larry Page, salah satu pendiri Google.

Page terkesan tetapi tidak tertarik dengan perangkat lunak desktop. "Kami sangat menyukai web," katanya kepada Rasmussen bersaudara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!