Lebih Mematikan, Ahli Yakin Drone Gantikan Peran Militer di Medan Perang
Minggu, 20 Oktober 2024 - 11:23 WIB
Seperti dilansir dari Wion News, juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, mengatakan bahwa mereka "mempelajari dan menyelidiki insiden tersebut bagaimana sebuah pesawat tanpa awak menyusup tanpa peringatan dan menyerang pangkalan tersebut".
Kesimpulannya agak malu-malu: "Kita harus menyediakan pertahanan yang lebih baik."
Di era perang modern, serangan pesawat tanpa awak bukanlah hal yang mengejutkan. Konflik Israel-Gaza dan perang Ukraina-Rusia adalah contoh utama dari hal itu.
Khususnya, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina, laporan menunjukkan bahwa hingga 10.000 pesawat tanpa awak terbang di udara setiap harinya.
Sementara itu, di Laut Merah, pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman juga menunjukkan peningkatan kecenderungan menggunakan kawanan pesawat tak berawak laut untuk mengancam kapal-kapal komersial dan mengintimidasi kapal-kapal perang Barat sejak dimulainya perang di Gaza, lebih dari setahun yang lalu.
Menurut laporan The Daily Telegraph, pada bulan Januari, sekelompok 18 pesawat tak berawak, yang diyakini merupakan Shahad 136 rancangan Iran yang relatif mahal, diterbangkan ke arah kapal dagang dan kapal perang Amerika dan Inggris yang berpatroli di wilayah tersebut.
Kesimpulannya agak malu-malu: "Kita harus menyediakan pertahanan yang lebih baik."
Di era perang modern, serangan pesawat tanpa awak bukanlah hal yang mengejutkan. Konflik Israel-Gaza dan perang Ukraina-Rusia adalah contoh utama dari hal itu.
Khususnya, di tengah invasi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina, laporan menunjukkan bahwa hingga 10.000 pesawat tanpa awak terbang di udara setiap harinya.
Sementara itu, di Laut Merah, pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman juga menunjukkan peningkatan kecenderungan menggunakan kawanan pesawat tak berawak laut untuk mengancam kapal-kapal komersial dan mengintimidasi kapal-kapal perang Barat sejak dimulainya perang di Gaza, lebih dari setahun yang lalu.
Menurut laporan The Daily Telegraph, pada bulan Januari, sekelompok 18 pesawat tak berawak, yang diyakini merupakan Shahad 136 rancangan Iran yang relatif mahal, diterbangkan ke arah kapal dagang dan kapal perang Amerika dan Inggris yang berpatroli di wilayah tersebut.
Lihat Juga :