Google Bayar Rp40,7 Triliun ke Mantan Karyawan yang Dulu Dipandang Sebelah Mata

Jum'at, 27 September 2024 - 18:02 WIB
Baca Juga: Cara Menggunakan Character AI untuk Chatbot

Menurut laporan Journal, Eric Schmidt, mantan CEO Google, terkesan sehingga yakin Shazeer akan mampu membangun model AI yang dapat beroperasi dengan kecerdasan tingkat manusia. "Jika ada orang yang saya pikir di dunia ini yang mungkin bisa melakukannya, itu pasti dia," kata Schmidt tentang Shazeer selama pembicaraan di Universitas Stanford pada tahun 2015.

Pada tahun 2017, Shazeer dan rekannya di Google lainnya, De Freitas, bekerja sama untuk menciptakan Meena, chatbot yang dapat melibatkan manusia dalam berbagai masalah.

Menurut Journal, Shazeer begitu yakin dengan kegunaan Meena sehingga dia memperkirakan Meena suatu hari nanti akan menggantikan mesin pencari Google. Namun, eksekutif Google berpikir terlalu berisiko untuk merilis Meena karena masalah keamanan.

Google menunjuk Shazeer, yang meraup ratusan juta dolar dalam transaksi tersebut, sebagai salah satu dari tiga orang yang akan memimpin upaya perusahaan untuk membangun versi berikutnya dari Gemini, model AI generasi terbaru Google yang dibuat untuk bersaing dengan pesaing seperti ChatGPT OpenAI.

Awal tahun ini, Google untuk sementara menangguhkan fitur pembuat gambar Gemini setelah menghasilkan penggambaran yang tidak akurat seperti pendiri minoritas dan Paus yang beragam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!