Ahli Penerbangan Sebut Pesawat ATR-75 Mengalami Spiral Kematian

Minggu, 11 Agustus 2024 - 22:14 WIB
Pesawat sedang melakukan perjalanan dari Cascavel ke Bandara Internasional Guarulhos di Sao Paulo ketika tiba-tiba jatuh.

Aimer mengatakan kemungkinan besar penyebab jatuhnya pesawat adalah pesawat terhenti di wilayah udara karena kecepatan rendah.

Masalahnya adalah aliran udara di atas sayap menjadi terlalu lambat untuk memberikan daya angkat yang cukup, terutama jika pesawat bergerak terlalu lambat.

Tiga penyebab terjadinya hal ini adalah karena kesalahan teknis, turbulensi udara yang ekstrim, kesalahan pilot atau sesuatu yang mengenai sayap, misalnya burung.

US Airways Penerbangan 1549 harus melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson setelah sekawanan burung menghantam sayapnya tak lama setelah lepas landas di ketinggian lebih dari 213 meter.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!