Ilmuwan Berencana Memompa Karbon ke Dasar Laut
Jum'at, 28 Juni 2024 - 16:37 WIB
Proyek ini dinamakan Karbon Padat. Jika berhasil, CO2 yang disuntikkan akan tersimpan selamanya dalam bentuk batu di dasar laut.
“Hal ini membuat penyimpanan karbon sangat tahan lama dan sangat aman,” kata Martin Scherwath, ahli geofisika yang mengerjakan proyek tersebut dan staf ilmuwan di Ocean Networks Kanada, kepada Business Insider.
Berbeda dengan teknik penyimpanan karbon lainnya, metode ini tidak memungkinkan karbon kembali ke atmosfer dan meningkatkan suhu global.
Namun, masih belum ada jaminan bahwa pabrik penghilangan karbon di lautan ini akan berfungsi sesuai harapan. Pertama, para ilmuwan membutuhkan sekitar USD60 juta untuk menguji prototipe di laut.
Proyek ini berpotensi menghilangkan sejumlah besar karbon dioksida dari atmosfer, membantu memerangi perubahan iklim.
“Hal ini membuat penyimpanan karbon sangat tahan lama dan sangat aman,” kata Martin Scherwath, ahli geofisika yang mengerjakan proyek tersebut dan staf ilmuwan di Ocean Networks Kanada, kepada Business Insider.
Berbeda dengan teknik penyimpanan karbon lainnya, metode ini tidak memungkinkan karbon kembali ke atmosfer dan meningkatkan suhu global.
Namun, masih belum ada jaminan bahwa pabrik penghilangan karbon di lautan ini akan berfungsi sesuai harapan. Pertama, para ilmuwan membutuhkan sekitar USD60 juta untuk menguji prototipe di laut.
Proyek ini berpotensi menghilangkan sejumlah besar karbon dioksida dari atmosfer, membantu memerangi perubahan iklim.
Lihat Juga :