Fosil Stegosaurus Hampir Utuh Dilelang Rp91 Miliar, Ilmuwan Protes Keras
Jum'at, 31 Mei 2024 - 09:54 WIB
Seorang ahli paleontologi komersial bernama Jason Cooper menemukan Apex di tanah pribadinya di Colorado. Sotheby's mengklaim bahwa mereka terlibat dalam proses tersebut sejak awal.
Rumah lelang tersebut mengaku bekerja sama erat dengan Cooper untuk "mendokumentasikan seluruh proses, mulai dari penemuan dan penggalian hingga restorasi, persiapan, dan pemasangan, memastikan bahwa dokumentasi dan penjualan spesimen ditangani dengan standar dan transparansi tertinggi."
Kolaborasi ini, katanya, "melanjutkan warisan Sotheby dalam merintis lelang Sejarah Alam."
Meski demikian, Steve Brusatte, profesor paleontologi dan evolusi di Universitas Edinburgh Skotlandia, menggambarkan spesimen itu sebagai "fosil dinosaurus yang penting," terutama karena ada "jauh lebih sedikit kerangka (Stegosaurus) yang bagus daripada dinosaurus terkenal lainnya seperti T. rex dan Triceratops."
Ini, menurut Brusatte, adalah bagian dari alasan mengapa fosil itu tidak boleh berakhir di tangan pribadi.
"Jika apa yang dikatakan rumah lelang itu benar, dan apa yang saya lihat di foto-foto ini asli, maka kerangka ini benar-benar milik museum, di mana ia dapat dilestarikan, dipelajari oleh para ilmuwan, dan dipajang untuk menginspirasi orang-orang dari semua lapisan masyarakat," katanya.
"Sangat memalukan ketika fosil seperti ini, yang bisa mendidik dan membangkitkan rasa ingin tahu banyak orang, menghilang begitu saja ke dalam rumah seorang oligarki."
Rumah lelang tersebut mengaku bekerja sama erat dengan Cooper untuk "mendokumentasikan seluruh proses, mulai dari penemuan dan penggalian hingga restorasi, persiapan, dan pemasangan, memastikan bahwa dokumentasi dan penjualan spesimen ditangani dengan standar dan transparansi tertinggi."
Kolaborasi ini, katanya, "melanjutkan warisan Sotheby dalam merintis lelang Sejarah Alam."
Meski demikian, Steve Brusatte, profesor paleontologi dan evolusi di Universitas Edinburgh Skotlandia, menggambarkan spesimen itu sebagai "fosil dinosaurus yang penting," terutama karena ada "jauh lebih sedikit kerangka (Stegosaurus) yang bagus daripada dinosaurus terkenal lainnya seperti T. rex dan Triceratops."
Ini, menurut Brusatte, adalah bagian dari alasan mengapa fosil itu tidak boleh berakhir di tangan pribadi.
"Jika apa yang dikatakan rumah lelang itu benar, dan apa yang saya lihat di foto-foto ini asli, maka kerangka ini benar-benar milik museum, di mana ia dapat dilestarikan, dipelajari oleh para ilmuwan, dan dipajang untuk menginspirasi orang-orang dari semua lapisan masyarakat," katanya.
"Sangat memalukan ketika fosil seperti ini, yang bisa mendidik dan membangkitkan rasa ingin tahu banyak orang, menghilang begitu saja ke dalam rumah seorang oligarki."
Lihat Juga :