5 Keunggulan Sky Dew Israel, Punya Radar Canggih hingga Hemat Biaya

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:13 WIB
Dikembangkannya balon mata-mata ini bermula dari Amerika Serikat yang mengoperasikan pesawat pembawa radar untuk deteksi target udara, seperti AWACS di tahun 1950-an.

Israel yang tidak dapat membeli AWACS yang mahal kala itu lantas memilih untuk membeli tiga pesawat Hawkeye yang lebih kecil dan lebih murah untuk Angkatan Udara, yang masih digunakan hingga hari ini.

Meski begitu, pada masa ini Sky Dew Israel yang telah dikembangkan IAI diklaim memiliki radar yang lebih canggih dari AWACS buatan AS. Sebab drone ini memiliki kemampuan deteksi yang lebih baik dan tahan terhadap gangguan.

2. Teknologi Telah dikirim ke Beberapa Negara Maju

Teknologi bentukan IAI ini rupanya telah dijual ke negara-negara seperti Italia dan Korea Selatan, dengan setiap pesawat biayanya lebih dari 200 juta dollar AS atau sekira Rp 3,2 miliar.

Perbedaan teknologi Sky Dew dengan drone lain terletak pada biaya jam terbangnya, yang membantu anggaran pertahanan. Kerna itulah balon mata-mata ini cukup disuaki.

3. Bisa Beroperasi Selama Berminggu-minggu

Meskipun tidak dapat naik ke ketinggian ekstrem atau menemani pesawat tempur ke target seperti Iran, balon ini memiliki satu keuntungan utama, yakni dapat tetap dalam pengawasan selama berminggu-minggu tanpa perlu bahan bakar atau penggantian kru.

4. Mampu Melacak Banyak Target

Kementerian Pertahanan Israel belum secara resmi mengumumkan, tetapi balon ini diyakini didasarkan pada radar sistem Arrow yang mampu mengamati dalam jarak 250 kilometer dan melacak banyak target.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!