Perbandingan Pertahanan Udara Iran dan Israel, Siapa Lebih Unggul?
Senin, 22 April 2024 - 20:05 WIB
Berbeda dengan Iron Dome, Iron Beam juga membutuhkan garis pandang langsung antara sistem dan targetnya, sehingga penempatannya harus tepat. Senjata laser juga memiliki laju tembak jauh lebih lambat, memerlukan sekitar lima detik untuk mentransmisikan energi yang cukup untuk menghancurkan target.
Tak kalah dengan Israel, Iran juga memiliki sistem pertahanan mutakhir. Tak heran, serangan terbaru Israel ke wilayah Iran dapat dipatahkan dengan mudah. Berikut daftar sistem pertahanan udara yang dimiliki Iran:
Sistem pertahanan udara Iran yang pertama adalah Bavar-373 . Sistem ini mulai digunakan sejak 2019. Al Jazeera melansir, jangkauan deteksi radar Bavar-373 mencapai 450 km. Rudal sistem pertahanan ini juga mampu mengunci target, termasuk rudal balistik jarak jauh, drone hingga jet tempur siluman. Selain itu, kemampuan uniknya adalah mampu melacak 60 target dan menyerang enam target secara bersamaan.
Sistem pertahanan udara Iran yang kedua adalah S-300. Sistem pertahana udara ini sudah dipakai Uni Soviet pada akhir 1970an, dengan spesifikasi menembak jatuh pesawat terbang, drone hingga rudal jelajah dan balistik yang mendekat pada jarak hingga 150.
Baca Juga: Terkuak Kecanggihan Bavar-373 Iran Setara dengan S-400 Rusia
Sistem pertahanan udara Iran yang ketiga adalah Arman. Sistem pertahanan jarak menengah ini mulai dioperasionalkan pada November 2022. Rudal sistem ini dirancang untuk mencegat rudal balistik taktis dalam jarak kurang dari 300 Km. Sistem rudal Arman juga mampu menyerang enam target secara bersamaan.
Sistem pertahanan udara Iran yang keempat adalah Azarakhsh. Yaitu sistem pertahanan udara ketinggian rendah. Kelebihan sistem pertahanan ini adalah dapat dipasang pada beberapa jenis kendaraan. Alat ini bekerja menggunakan radar, sistem elektro-optik, dan pencari termal untuk mendeteksi dan menghancurkan target.
Baca Juga: Bagaimana Keunggulan Sistem Pertahanan Udara Arman dan Azarakhsh yang Disebut Penjaga Langit Iran?
Sistem pertahanan udara Iran selanjutnya adalah sistem rudal TOR-M1 yang diperoleh dari Rusia. Sistem ini efektif untuk menembak jatuh pesawat, kendaraan udara tak berawak, peluru kendali, dan senjata lain dengan akurasi tinggi. TOR-M1 dapat mendeteksi 48 target pada jarak maksimum 25 km dan menyerang dua target secara bersamaan dengan kecepatan 700 m/detik pada jarak 1-12 kilometer. Rudal ini dipersenjatai hulu ledak berdaya tinggi.
Demikian perbandingan pertahanan Udara Iran dan Israel. Kedua negara memiliki persenjataan mumpuni yang mampu mendeteksi dan menghancurkan target yang mendatangkan ancaman di wilayahnya.
Sistem Pertahanan Udara Iran
Tak kalah dengan Israel, Iran juga memiliki sistem pertahanan mutakhir. Tak heran, serangan terbaru Israel ke wilayah Iran dapat dipatahkan dengan mudah. Berikut daftar sistem pertahanan udara yang dimiliki Iran:
1. Bavar-373
Sistem pertahanan udara Iran yang pertama adalah Bavar-373 . Sistem ini mulai digunakan sejak 2019. Al Jazeera melansir, jangkauan deteksi radar Bavar-373 mencapai 450 km. Rudal sistem pertahanan ini juga mampu mengunci target, termasuk rudal balistik jarak jauh, drone hingga jet tempur siluman. Selain itu, kemampuan uniknya adalah mampu melacak 60 target dan menyerang enam target secara bersamaan.
2. S-300
Sistem pertahanan udara Iran yang kedua adalah S-300. Sistem pertahana udara ini sudah dipakai Uni Soviet pada akhir 1970an, dengan spesifikasi menembak jatuh pesawat terbang, drone hingga rudal jelajah dan balistik yang mendekat pada jarak hingga 150.
Baca Juga: Terkuak Kecanggihan Bavar-373 Iran Setara dengan S-400 Rusia
3. Arman
Sistem pertahanan udara Iran yang ketiga adalah Arman. Sistem pertahanan jarak menengah ini mulai dioperasionalkan pada November 2022. Rudal sistem ini dirancang untuk mencegat rudal balistik taktis dalam jarak kurang dari 300 Km. Sistem rudal Arman juga mampu menyerang enam target secara bersamaan.
4. Azarakhsh
Sistem pertahanan udara Iran yang keempat adalah Azarakhsh. Yaitu sistem pertahanan udara ketinggian rendah. Kelebihan sistem pertahanan ini adalah dapat dipasang pada beberapa jenis kendaraan. Alat ini bekerja menggunakan radar, sistem elektro-optik, dan pencari termal untuk mendeteksi dan menghancurkan target.
Baca Juga: Bagaimana Keunggulan Sistem Pertahanan Udara Arman dan Azarakhsh yang Disebut Penjaga Langit Iran?
5. TOR-M1
Sistem pertahanan udara Iran selanjutnya adalah sistem rudal TOR-M1 yang diperoleh dari Rusia. Sistem ini efektif untuk menembak jatuh pesawat, kendaraan udara tak berawak, peluru kendali, dan senjata lain dengan akurasi tinggi. TOR-M1 dapat mendeteksi 48 target pada jarak maksimum 25 km dan menyerang dua target secara bersamaan dengan kecepatan 700 m/detik pada jarak 1-12 kilometer. Rudal ini dipersenjatai hulu ledak berdaya tinggi.
Demikian perbandingan pertahanan Udara Iran dan Israel. Kedua negara memiliki persenjataan mumpuni yang mampu mendeteksi dan menghancurkan target yang mendatangkan ancaman di wilayahnya.
(msf)
Lihat Juga :