160 Tahun Lalu, Kamar Mayat di Paris Jadi Tempat Wisata

Rabu, 27 Maret 2024 - 10:49 WIB
Era Revolusi Industri membawa banyak orang ke kota untuk mencari pekerjaan, dan banyak yang mengalami kecelakaan fatal. Jenazah mereka yang jauh dari rumah akan dipajang di kamar mayat ini.

Kamar Mayat Paris menjadi begitu populer sehingga dijuluki "Le Musée de la Mort" (Museum Kematian) dalam panduan wisata Inggris.

Terletak di belakang Katedral Notre-Dame, kamar mayat ini memamerkan jenazah di balik jendela bertirai teatrikal. Jumlah pengunjungnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu orang, tergantung pada siapa yang dipamerkan.

Kamar Mayat Paris menawarkan pengalaman yang mengerikan sekaligus memuaskan rasa ingin tahu. Bagi masyarakat pada masa itu, melihat orang mati di kamar mayat merupakan cara untuk memahami kematian dan menjelajahi sisi gelap kehidupan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!