China Kembangkan Teknologi Siluman Terbaru, Bisa Dipakai di Jet Tempur Apapun
Rabu, 28 Februari 2024 - 16:26 WIB
Baca Juga: Sistem Pertahanan Udara Iran Mampu Deteksi Pesawat Siluman Musuh
Plasma adalah keadaan materi yang paling umum di alam semesta, hanya sedikit di luar pengalaman sehari-hari kita dalam berurusan dengan cairan, padatan, dan gas. Tetapi dari bintang hingga tanda neon, plasma ada di mana-mana. Sebuah zat menjadi plasma ketika terionisasi, setidaknya beberapa elektronnya terlepas dari atomnya menciptakan medium yang penuh dengan partikel negatif yang tidak terikat (elektron) dan positif (atom).
Ini adalah ionisasi parsial yang penting untuk teknologi persembunyian. Ketika gelombang elektromagnetik - dalam kasus radar, gelombang radio - menyebarkan ke plasma, mereka menggerakkan partikel bermuatan dan memberikan energi. Jadi dalam prinsipnya, plasma menyerap semua gelombang radio. Tanpa ada yang dipantulkan kembali, otomatis tidak akan terdeteksi oleh radar.
Baca Juga: 5 Fakta B-21 Raider, Pesawat Siluman Tercanggih Amerika Serikat
Ada jurang besar antara teori teknologi persembunyian seperti ini dan aplikasi nyata. Namun peneliti China termasuk Tan Chang melaporkan telah melewati jurang tersebut dan memiliki solusi untuk teknologi ini yang mungkin segera diterapkan pada pesawat militer. Seperti dilaporkan oleh South China Morning Post, Chang mengklaim dua pendekatan telah berhasil diuji.
Plasma adalah keadaan materi yang paling umum di alam semesta, hanya sedikit di luar pengalaman sehari-hari kita dalam berurusan dengan cairan, padatan, dan gas. Tetapi dari bintang hingga tanda neon, plasma ada di mana-mana. Sebuah zat menjadi plasma ketika terionisasi, setidaknya beberapa elektronnya terlepas dari atomnya menciptakan medium yang penuh dengan partikel negatif yang tidak terikat (elektron) dan positif (atom).
Ini adalah ionisasi parsial yang penting untuk teknologi persembunyian. Ketika gelombang elektromagnetik - dalam kasus radar, gelombang radio - menyebarkan ke plasma, mereka menggerakkan partikel bermuatan dan memberikan energi. Jadi dalam prinsipnya, plasma menyerap semua gelombang radio. Tanpa ada yang dipantulkan kembali, otomatis tidak akan terdeteksi oleh radar.
Baca Juga: 5 Fakta B-21 Raider, Pesawat Siluman Tercanggih Amerika Serikat
Ada jurang besar antara teori teknologi persembunyian seperti ini dan aplikasi nyata. Namun peneliti China termasuk Tan Chang melaporkan telah melewati jurang tersebut dan memiliki solusi untuk teknologi ini yang mungkin segera diterapkan pada pesawat militer. Seperti dilaporkan oleh South China Morning Post, Chang mengklaim dua pendekatan telah berhasil diuji.
Lihat Juga :