Rahasia Kematian di Luar Angkasa: Apa yang Terjadi pada Tubuh Manusia?
Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB
Meskipun sebagian besar ruang angkasa sangat dingin, ruang angkasa juga bisa menjadi panas, suhu di permukaan ISS dapat berkisar minus hingga 200 C. Dalam lingkungan yang lebih panas lagi dekomposisi akan mencemari permukaan planet.
Baca Juga: Astronot Pastikan Salad yang Ditanam di Luar Angkasa Jadi Mematikan
Sebagai solusi dari masalah ini, NASA mengembangkan kantong jenazah yang dapat mengawetkan sisa-sisa pesawat ruang angkasa selama 48 hingga 72 jam, waktu yang cukup untuk kembali ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Saat penerbangan luar angkasa menjelajah lebih jauh dari Bumi, NASA sedang mempersiapkan prosedur kematian misi. Industri penerbangan luar angkasa komersial juga harus merencanakan cara menangani kematian di luar angkasa,kataWu.
Baca Juga: Astronot Pastikan Salad yang Ditanam di Luar Angkasa Jadi Mematikan
Sebagai solusi dari masalah ini, NASA mengembangkan kantong jenazah yang dapat mengawetkan sisa-sisa pesawat ruang angkasa selama 48 hingga 72 jam, waktu yang cukup untuk kembali ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Saat penerbangan luar angkasa menjelajah lebih jauh dari Bumi, NASA sedang mempersiapkan prosedur kematian misi. Industri penerbangan luar angkasa komersial juga harus merencanakan cara menangani kematian di luar angkasa,kataWu.
(dan)
Lihat Juga :