Hati-Hati! Hacker Bisa Memakai Ponsel untuk Memata-matai Seseorang

Senin, 22 Januari 2024 - 17:45 WIB
Dalam semua keadaan, hasilnya menunjukkan bahwa data sensor cahaya dapat digunakan untuk melacak interaksi dengan layar dan membuat gambar dari interaksi tersebut. "Ancaman privasi ini belum pernah ditunjukkan sebelumnya," kata Liu dalam pernyataan resminya.

Jika aktivitas tersebut terdengar agak mengkhawatirkan, ada syarat tertentu agar lokasi dapat dilacak . Dalam studi tersebut hanya satu frame setiap 3,3 menit - cukup lambat sehingga siapapun yang mencoba mendapatkan gambar dari sensor cahaya akan kesulitan mengikuti interaksi ponsel secara real time. Bahkan jika mereka mendapatkan gambar, jika diambil dari video alami, gambar tersebut mungkin cukup buram.

Baca Juga: Apple Rekrut Hacker-Hacker Terbaik di Dunia, untuk Apa?

Para peneliti menemukan beberapa cara yang dapat membantu mengurangi beberapa risiko potensial. Sasaran utamanya yaitu perangkat lunak. Solusi yang ditawarkan untuk menghindari peretasan dengan merekomendasikan akses ke sensor cahaya ambien dengan pembatasan khusus. Pengguna Android juga harus memberikan izin dengan cara yang sama seperti permintaan kamera atau mikrofon.

Tim juga menyarankan untuk membatasi kemampuan sensor, menjaga presisi dan kecepatan cukup rendah untuk mencegah gambar beresolusi tinggi, dan juga menempatkan sensor di sisi perangkat.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!