5 Malapetaka Besar dari Eksploitasi Nikel untuk Manusia dan Bumi

Senin, 22 Januari 2024 - 10:04 WIB
Limbah padat nikel dapat berupa ampas nikel, terak nikel, dan tanah bekas tambang. Limbah padat nikel ini dapat menyebabkan pencemaran tanah dan udara.

Pencemaran tanah dapat berdampak negatif terhadap tanaman dan hewan yang hidup di tanah. Pencemaran udara dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia.

Limbah gas nikel dapat berupa gas sulfur dioksida, gas nitrogen oksida, dan gas hidrogen sulfida. Limbah gas nikel ini dapat menyebabkan polusi udara. Polusi udara dapat berdampak negatif terhadap kesehatan manusia, termasuk iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta penyakit pernapasan.

Berikut adalah beberapa dampak bahaya limbah nikel terhadap lingkungan:

1. Pencemaran air

Limbah nikel dapat menyebabkan pencemaran air sungai, danau, dan laut. Pencemaran ini dapat berdampak negatif terhadap ekosistem perairan, termasuk ikan, udang, dan tumbuhan air.

Ikan dan udang yang hidup di perairan yang tercemar nikel dapat mengalami kerusakan organ, bahkan kematian. Tumbuhan air juga dapat mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan.

2. Pencemaran tanah

Limbah padat nikel dapat menyebabkan pencemaran tanah. Pencemaran tanah dapat berdampak negatif terhadap tanaman dan hewan yang hidup di tanah.

Tanaman yang tumbuh di tanah yang tercemar nikel dapat mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, bahkan kematian. Hewan yang hidup di tanah yang tercemar nikel juga dapat mengalami gangguan kesehatan, bahkan kematian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!