Spesifikasi Beriev A-50, Pesawat Rusia Senilai Rp4,7 T yang Ditembak Jatuh Ukraina
Rabu, 17 Januari 2024 - 11:41 WIB
Versi terbaru dari A-50, yaitu A-50U mulai beroperasi sejak tahun 2011. Versi yang dimodernisasi dari pesawat ini dapat memonitor target udara hingga jarak sekitar 400 mil dan target darat hingga sekitar 180 mil. Peralatannya dapat melacak sekitar 300 target darat atau 40 target udara secara bersamaan, sesuai laporan The National Interest.
Pesawat AWACS ini juga dapat mengkoordinasikan hingga 10 pesawat tempur dalam misi intersepsi udara atau serangan darat. Dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, A-50 dapat tetap berada di udara dalam waktu yang lama. A-50 biasanya dioperasikan oleh 15 kru.
Beriev A-50 menggunakan platform pesawat angkut berat Ilyushin Il-76. Dengan empat mesin jet, Beriev A-50 dapat terbang sejauh 7.500 meter dengan kecepatan maksimum 900 km per jam.
Baca Juga: Beriev A-100 Sukses Uji Terbang dengan Radar Aktif, Pesawat AWACS Rusia Ini Bisa Deteksi Jet Siluman
Angkatan Udara Rusia disinyalir memiliki 15 pesawat A-50 sebelum invasi penuh ke Ukraina, menurut data World Directory of Modern Military Aircraft. Salah satunya dilaporkan rusak parah oleh serangan drone pada Februari 2023.
Kehilangan Il-22M dan Beriev A-50 tentu dapat menjadi masalah serius bagi operasi medan perang Rusia. "Ini adalah kerugian besar bagi Rusia," kata Ivan Stupak, penasehat komite keamanan nasional, pertahanan, dan intelijen parlemen Ukraina.
Pesawat AWACS ini juga dapat mengkoordinasikan hingga 10 pesawat tempur dalam misi intersepsi udara atau serangan darat. Dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, A-50 dapat tetap berada di udara dalam waktu yang lama. A-50 biasanya dioperasikan oleh 15 kru.
Beriev A-50 menggunakan platform pesawat angkut berat Ilyushin Il-76. Dengan empat mesin jet, Beriev A-50 dapat terbang sejauh 7.500 meter dengan kecepatan maksimum 900 km per jam.
Baca Juga: Beriev A-100 Sukses Uji Terbang dengan Radar Aktif, Pesawat AWACS Rusia Ini Bisa Deteksi Jet Siluman
Angkatan Udara Rusia disinyalir memiliki 15 pesawat A-50 sebelum invasi penuh ke Ukraina, menurut data World Directory of Modern Military Aircraft. Salah satunya dilaporkan rusak parah oleh serangan drone pada Februari 2023.
Kehilangan Il-22M dan Beriev A-50 tentu dapat menjadi masalah serius bagi operasi medan perang Rusia. "Ini adalah kerugian besar bagi Rusia," kata Ivan Stupak, penasehat komite keamanan nasional, pertahanan, dan intelijen parlemen Ukraina.
Lihat Juga :