Puing Roket Luar Angkasa China Jatuh Dekat Permukiman, Tak Ada Korban
Sabtu, 30 Desember 2023 - 22:09 WIB
Video yang dibagikan di platform X oleh jurnalis antariksa Andrew Jones, menunjukkan salah satu booster jatuh di dalam area berhutan. Video tersebut menunjukkan ledakan. Laporan juga muncul tentang puing dari booster lain yang kabarnya mendarat dekat sebuah rumah. Beruntung tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam insiden ini.
Baca Juga: Kisah di Balik Point Nemo, Tempat Tersepi di Bumi
"Keberadaan gas berwarna coklat kemerahan atau asap yang menunjukkan nitrogen tetroksida terlihat di keduanya, sementara gas berwarna kuning, mungkin hasil dari campuran bahan bakar unsimetris dimetilhidrazina dengan udara, terlihat di sebelah bangunan," menurut SpaceNews.com.
Tahap pertama dan empat booster samping Long March 3B menggunakan kombinasi bahan bakar pengoksidasi hipergolik hidrazin dan nitrogen tetroksida. Baik nitrogen tetroksida pengoksidasi maupun bahan bakar UDMH membawa risiko kesehatan serius.
Peristiwa ini bukan kali pertama booster roket yang terkait dengan peluncuran satelit Beidou melaporkan jatuh dekat permukiman. Pada 2019, sebuah booster yang memberikan dorongan yang diperlukan untuk lepas landas dan kemudian terpisah dari tahap utama jatuh kembali ke Bumi setelah peluncuran dan menghancurkan sebuah rumah.
Baca Juga: Kisah di Balik Point Nemo, Tempat Tersepi di Bumi
"Keberadaan gas berwarna coklat kemerahan atau asap yang menunjukkan nitrogen tetroksida terlihat di keduanya, sementara gas berwarna kuning, mungkin hasil dari campuran bahan bakar unsimetris dimetilhidrazina dengan udara, terlihat di sebelah bangunan," menurut SpaceNews.com.
Tahap pertama dan empat booster samping Long March 3B menggunakan kombinasi bahan bakar pengoksidasi hipergolik hidrazin dan nitrogen tetroksida. Baik nitrogen tetroksida pengoksidasi maupun bahan bakar UDMH membawa risiko kesehatan serius.
Peristiwa ini bukan kali pertama booster roket yang terkait dengan peluncuran satelit Beidou melaporkan jatuh dekat permukiman. Pada 2019, sebuah booster yang memberikan dorongan yang diperlukan untuk lepas landas dan kemudian terpisah dari tahap utama jatuh kembali ke Bumi setelah peluncuran dan menghancurkan sebuah rumah.
Lihat Juga :