Militer Israel Terkejut dengan Kecanggihan Teknologi Terowongan Hamas
Sabtu, 02 Desember 2023 - 18:10 WIB
"Kami tahu inilah yang kami harapkan untuk dilihat, tetapi saya tidak mengharapkan terowongan ini begitu kuat, ada banyak beton, tangga, dan persimpangan di dalam terowongan ini. Saya kira itu akan sedikit lebih primitif, tetapi ini benar-benar canggih," katanya.
Baca Juga: Israel Selesai Bangun Dinding Besi Anti-Terowongan Hamas di Sekitar Gaza
Dia menjelaskan, pasukan Israel biasanya tidak berani masuk ke dalam terowongan bawah tanah Hamas. Namun, dalam beberapa kesempatan tertentu mereka terpaksa menjelajahinya tentu dengan taruhan nyawa. "Kami biasanya tidak masuk, tetapi kami menjelajahinya, dan kami melihatnya, jadi ini benar-benar mengejutkan," katanya.
Jalur Gaza dikenal memiliki jaringan terowongan bawah tanah yang luas, bahkan sejak masa hampir empat dekade pendudukan Israel. Ketika Hamas mengambil alih wilayah tersebut pada 2007 setelah penarikan diri IDF dan konflik berdarah dengan Fatah yang berbasis di Tepi Barat, jaringan terowongan ini berkembang signifikan.
"Itulah jalur kehidupan. Ketika Israel masih mengontrol Jalur Gaza, kami melakukan operasi terhadap terowongan penyelundupan ini, dan itu bukan hanya barang-barang militer, juga barang-barang sipil, tetapi sebagian besar militer. Dan setelah Israel pergi, itu hanya menjadi semakin menjadi jalur hidup mereka," kata salah seorang perwira militer Israel.
Baca Juga: Israel Selesai Bangun Dinding Besi Anti-Terowongan Hamas di Sekitar Gaza
Dia menjelaskan, pasukan Israel biasanya tidak berani masuk ke dalam terowongan bawah tanah Hamas. Namun, dalam beberapa kesempatan tertentu mereka terpaksa menjelajahinya tentu dengan taruhan nyawa. "Kami biasanya tidak masuk, tetapi kami menjelajahinya, dan kami melihatnya, jadi ini benar-benar mengejutkan," katanya.
Jalur Gaza dikenal memiliki jaringan terowongan bawah tanah yang luas, bahkan sejak masa hampir empat dekade pendudukan Israel. Ketika Hamas mengambil alih wilayah tersebut pada 2007 setelah penarikan diri IDF dan konflik berdarah dengan Fatah yang berbasis di Tepi Barat, jaringan terowongan ini berkembang signifikan.
"Itulah jalur kehidupan. Ketika Israel masih mengontrol Jalur Gaza, kami melakukan operasi terhadap terowongan penyelundupan ini, dan itu bukan hanya barang-barang militer, juga barang-barang sipil, tetapi sebagian besar militer. Dan setelah Israel pergi, itu hanya menjadi semakin menjadi jalur hidup mereka," kata salah seorang perwira militer Israel.
Lihat Juga :